PROGRAM KEGIATAN MASYARAKAT BAGI PEMANDU WISATA: FUZZY LOGICS OF BLACK ROCK ART DI BUKIT JAGO, DESA DUKUHREJO

Oni Soesanto, Tanto Budi Susilo Jeny Juita G.J. Simamura, Dion Ananta C. Arif Putra A., Shofi Ainur M., Wajidi Amberig, Muhammad Arief A., Hartingsih

Abstract


Program kegiatan masyarakat (PKM) telah dilaksanakan di Bukit Jago, desa Dukuhrejo, Kabupaten Tanah Bumbu, tahun 2023. Tulisan ini merupakan bimbingan teknis akademis (bimteks) terkait makna fuzzy logics lukisan cadas hitam (black rock art), diperkirakan berumur kisaran 5.000 tahun lalu. Deskripsi bimteks ini diberikan kepada pemandu wisata atau calon pemandu di desa Dukuhrejo;

Pemberian makna lukisan cadas diperlukan pengetahuan (cogitive) dan/atau seni (intuitive) yang sesuai sudut pandang yang dibahas, misalnya sain spektroskopi, analisis neural network, hermeneutika atau tafsir, kreatifitas seni, dan structural equation modelling (SEM). Hasil pemaknaan cognitive bahwa bahan lukisan cadas hitam adalah berupa selain arang, setelah dianalisis dengan sains spekstroskopi dan neural network. Sedangkan pemaknaan intuitive atau budaya menunjukan bahwa kepribadian kebudayaan Dayak, mengunakan ornamen-ornamen arsitektur burung enggang pada atap rumahnya. Ini adalah makna hermeneutika. Di samping itu, terdapat makna lain; oranamen enggang terdapat pada peti-peti jenasah (lungun), seperti pada tradisi kubur dan sebagai petunjuk bahwa burung ini juga berfungsi untuk mengantarkan roh jenasah menuju dunia langit atau atas. Pada bagian intuitif lainnya yaitu kreatifitas seni digunakan media seni musik dengan kontemporer dan musik Dayak dengan judul Apinya Api https://www.youtube.com/watch?v=mZvBivhDytg. SEM melibatkan sejumlah responden milinial, wawancara terhadap penguna dan kreatifitas seni bersenandung. Respon milinial tentang kegiatan ini dapat diketahui dengan mengunakan metode SEM melibatkan wawancara belasan milineal. Hasilnya menunjukan rata-rata pemahaman, sebagai berikut; sangat mengerti (30,52%), mengerti (46,92%), kurang mengerti (22,47%) dan tidak mengerti (0,0%). Hasil tersebut terkait beberapa pemahaman tentang pengetahuan dan intuitiv bagi pemandu wisata dan secara jangka panjang berimplikasi peningkatan ekonomi desa Dukuhrejo.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.