PEMETAAN GEOSPASIAL BERBASIS PARTISIPATIF MASYARAKAT DI DESA HINAS KIRI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah kerap dituntut untuk terus mengembangkan program-program pembangunan. Agar tepat sasaran, perencanaan program-program pembangunan tersebut perlu didasarkan pada situasi nyata di lapangan, yang mencakup kondisi fisik kawasan serta kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Peta memiliki kegunaan sebagai alat dokumentasi keadaan di suatu wilayah terkait dengan batas maupun penguasaan, pemanfaatan dan pengelolaan di dalam wilayah tertentu. Pemetaan partisipatif melibatkan publik bersamasama dalam proses pengumpulan data dan analisis terkait problem dan isu di sekitar mereka melalui identifikasi dan penggambaran fitur geospasial dengan menggunakan piranti dan teknologi pemetaan. Pemetaan partisipatif semakin memberi ruang yang lebar terhadap komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, dan juga antar pemangku kepentingan pada daerah pengembangan. Manfaat lainnya dari pemetaan partisipatif bagi masyarakat adalah untuk meningkatkan kesadaran seluruh anggota masyarakat mengenai hak-hak mereka atas tanah dan sumber daya alam. Dalam pemetaan partisipatif, wawasan masyarakat bertambah terkait pemetaan, batas wilayah Desa Hinas Kiri, batas Kawasan hutan, dan potensi biofisika Desa Hinas Kiri.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.