MENINGKATKAN PENYEDIAAN SUMBER PAKAN MELALUI SISTEM IRIGASI TETES DI PONDOK BUDIDAYA LEBAH KELULUT KALIMANTAN (KEKAL)
Abstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan penyediaan sumber pakan melalui pemanfaatan limbah plastik sebagai media pertumbuhan tanaman air mata pengantin (Antigonon leptopus ) dan Xanthostemon paradoxus sebagai sumber pakan lebah kelulut serta penerapan sistem irigasi tetes di Pondok Budidaya Kelulut Kalimantan Kelurahan Sungai Tiung, Kota Banjarbaru. Peningkatan ketersediaan sumber pakan menjadi krusial mengingat polusi dan perubahan iklim yang mengurangi biodiversitas tanaman pakan alami, yang secara langsung berdampak pada produktivitas madu kelulut. Peternak lebah Kelulut Kalimantan diperkenalkan dengan teknologi irigasi tetes untuk memastikan tanaman pakan tetap tumbuh subur sepanjang tahun, meskipun kondisi lingkungan tidak menentu. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pendekatan aktif melalui diskusi, bantuan tenaga, dan bantuan modal. Program ini juga melibatkan generasi Z khususnya mahasisawa Prodi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat untuk membantu pemantauan dan pengelolaan lingkungan di sekitar tempat budidaya lebah kelulut. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pembudidaya lebah kelulut mengenai irigasi tetes sebanyak 60%. Terjadi pula peningkatan kebersihan tempat budidaya setelah dilakukan perawatan sebanyak 50%. Ketersediaan sumber pakan yang ditanam melalui limbah botol plastik meningkat 20%. Sistem irigasi tetes terbukti meningkatkan kemampuan penyediaan air bagi tanaman sebanyak 70% berdasarkan jumlah tanaman yang dialiri ari dan jumlah tanaman yang berbunga.
Refbacks
- There are currently no refbacks.