SOSIALISASI TENTANG MENJAGA KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN JASMANI BAGI SANTRI DI BANJARMASIN

Noor Ainah, Rusdi Rusli, Gt.Muhammad Irhamna Husin, Muhammad Ihsanul Arief, Rizki Nur Analita

Abstract


Lembaga pendidikan memiliki tugas untuk mencetak generasi muda yang berkualitas global. Salah satu lembaga yang berperan melahirkan lulusan yang baik adalah sistem pendidikan pesantren. Para santri yang nantinya lulus setelah selesai studi, menjadi role model di masyarakat. Namun hasil yang dinginkan harus sejalan dengan usaha maksimal di dalam lingkungan pesantren. Kesehatan mental dan fisik di dalam lingkungan pesantren dua hal yang saling berkaitan untuk selalu dijaga kestabilannya. Santri yang masuk usia remaja, terkadang mengalami berbagai pasang-surut emosional karena sedang berproses mencari jati diri. Selain itu godaan dari lingkungan luar pesantren memberikan efek yang ikut menentukan arah remaja, karena terdapat budaya trend. Kesehatan mental menjadi pendorong bagi santri untuk guna mencapai cita-cita. Kesehatan fisik akan menunjang aktifitas dalam serangkaian kegiatan sebagai bentuk usaha mencapai impian. Sosialisasi sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh santri remaja yang sedang menempuh pendidikan formal sekaligus pesantren di Arrahmatul Abadiyah Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kesadaran hidup sehat. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi (ceramah) kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab terbuka. Selama proses kegiatan antusias yang tinggi ditunjukkan oleh para santri. Mereka juga aktif memberikan feed back dalam sesi diskusi. Hal demikian karena materi selalu dihubungkan dengan studi kasus, serta pemecahan masalah berbasis dialog. Temuan dilapangan secara umum gangguan kesehatan mental (tingkatan depresi) dan fisik tidak dialami santri. Perubahan yang terjadi setelah kegiatan santri di pondok pesantren dapat mengadopsi perilaku hidup sehat, seperti pola makan yang seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan manajemen stres yang baik. Perubahan perilaku ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan kesehatan mental mereka.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.