PELATIHAN PEMBUATAN EKOENZIM SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK PADA MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI

Lena Rosida, Dewi Indah Noviana Pratiwi, Maria Ulfah, Hariadi, Nani Zaitun Audi Ardansyah, Djallalluddin, R Santia Dewi, G Putri Dayana S D, Amanda Sabrina B, Zahwa

Abstract


Permasalahan sampah organik masih menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan kebersihan lingkungan di Banjarmasin. Berdasarkan hasil pengamatan, di Kelurahan Tanjung Pagar masih memperlihatkan tumpukan sampah dan masih banyak sampah organik bercampur dengan sampah jenis lain, padahal sampah organik dapat dimanfaatkan seperti dibuat pupuk kompos dan ekoenzim. Ekoenzim memiliki banyak fungsi, antara lain sebagai disinfektan. Penggunaan desinfektan berbasis ekoenzim dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan bertujuan untuk memberikan keterampilan membuat ekoenzim dari sampah organik. Sasaran adalah pengurus TP PKK Kelurahan Tanjung Pagar. Kegiatan dilakukan dengan metode kombinasi antara focus group discussion (FGD) dengan praktik pembuatan ekoenzim oleh narasumber dari komunitas ekoenzim di kota Banjarmasin. Hasil kegiatan memperlihatkan pengetahuan peserta tentang ekoenzim masih kurang (64,5). Pengetahuan tentang ekoenzim meningkat setelah dilakukan edukasi, yaitu menjadi 86 (p = 0,001). Hasil kegiatan juga memperlihatkan bahwa setelah diberikan pelatihan, peserta dapat mempraktikkan pembuatan ekoenzim. Kesimpulan kegiatan ini adalah pengetahuan peserta tentang ekoenzim meningkat dan mampu mempraktikkan cara membuat ekoenzim.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.