PEMANFAATAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) DAN VIRTUAL REALITY (VR) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA DI KAWASAN LAHAN BASAH
Abstract
Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan menjadi salah satu strategi inovatif untuk meningkatkan literasi kebencanaan, khususnya di kawasan lahan basah yang rentan terhadap banjir dan bencana ekologis. Namun, guru IPS masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) ke dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan AR/VR sebagai media pembelajaran mitigasi bencana di kawasan lahan basah melalui program pelatihan bagi guru IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 31 guru IPS anggota MGMP IPS Kota Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan. Analisis difokuskan pada peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, serta tingkat kepuasan guru setelah mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kognitif, dengan rata-rata skor pre-test 56,4 meningkat menjadi 84,8 pada post-test atau naik sebesar 50,3%. Selain itu, lebih dari 85% peserta menyatakan sangat puas terhadap materi, metode, dan fasilitas pelatihan. Dari sisi afektif, guru menunjukkan antusiasme tinggi, kesiapan mencoba teknologi baru, dan motivasi untuk mengintegrasikan AR/VR ke dalam pembelajaran mitigasi bencana. Hambatan berupa keterbatasan perangkat dan pengalaman dapat diatasi melalui pemanfaatan aplikasi berbasis smartphone yang lebih mudah diakses. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi AR/VR terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru IPS serta berkontribusi pada penguatan literasi mitigasi bencana di kawasan lahan basah.
Full Text:
PDFReferences
Ani, W.V. (2025) “Peranan Guru Sebagai Fasilitator Dalam Perkembangan Peserta Didik,” Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Filsafat, 1(02), pp. 51–60.
Animra, F. (2025) “Perancangan Media Pembelajaran Virtual Reality (VR) Berbasis Millealab Pada Materi Haji Dan Umroh Di SMPN 4 Salang,” JATI: Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 9(05), pp. 7939–7948.
Asbari, M. et al. (2021) “Self-leadership to innovation: The role of knowledge sharing,” International Journal of Social and Management Studies, 2(5), pp. 21–36.
Bencana, B.N.P. (2020) “Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2020-2024,” BNPB, Jakarta, 1, p. 115.
Billinghurst, M., Clark, A. and Lee, G. (2015) “A survey of augmented reality,” Foundations and Trends® in Human–Computer Interaction, 8(2–3), pp. 73–272.
Cai, W. et al. (2021) “The 2021 China report of the Lancet Countdown on health and climate change: seizing the window of opportunity,” The Lancet Public Health, 6(12), pp. e932–e947.
Dhahrul, A.B.S.W.S. (2016) “Peranan Guru Dan Siswa pada Kegiatan Perintisan Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana Alam (SWALIBA),” in Forum Ilmu Sosial, pp. 176–188.
Haryoko, S. (2009) “Efektivitas pemanfaatan media audio-visual sebagai alternatif optimalisasi model pembelajaran,” Jurnal Edukasi@ Elektro, 5(1), pp. 1–10.
Ibáñez, M.-B. and Delgado-Kloos, C. (2018) “Augmented reality for STEM learning: A systematic review,” Computers & Education, 123, pp. 109–123.
Lestari, S. (2015) “Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan TIK oleh guru,” Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 3(2), pp. 121–134.
Mudassir, M. (2025) “PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY DALAM SOSIALISASI MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI SD NEGERI 6 KOTA BANDA ACEH,” Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 1(1), pp. 68–78.
Narendra, B.H. et al. (2023) “Peran Hidrologi Hutan Rawa Gambut dan Dampak Degradasinya,” Bunga Rampai Kelestarian Dan Konservasi Hutan Rawa Gambut Di Indonesia, pp. 55–67.
Ningrum, A.S. (2022) “Pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum merdeka belajar (metode belajar),” Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), pp. 166–177.
Osman, D.J. and Warner, J.R. (2020) “Measuring teacher motivation: The missing link between professional development and practice,” Teaching and Teacher Education, 92, p. 103064.
Putra, B.S.P. et al. (2024) “Pengaruh Media Pembelajaran Virtual Reality (VR) Terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA,” MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI, 7(2), pp. 80–92.
Putri, E. and Sari, F.M. (2020) “Indonesian EFL students’ perspectives towards learning management system software,” Journal of English Language Teaching and Learning, 1(1), pp. 20–24.
Radianti, J. et al. (2020) “A systematic review of immersive virtual reality applications for higher education: Design elements, lessons learned, and research agenda,” Computers & education, 147, p. 103778.
Riyansyah, R. (2023) “Pendidikan Mitigasi Bencana Banjir Rob Dan Kepedulian Lingkungan Melalui Model Pembelajaran Simulation Video Assisted Problem Based Learning,” UPEJ Unnes Physics Education Journal, 12(2), pp. 59–68.
Sukri, U. and Waruwu, Y. (2024) “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Melalui Kurikulum Merdeka,” Inculco Journal of Christian Education, 4(3), pp. 293–313.
Syarifuddin et al. (2024) “The Role Educatiinal Technology in The Millennial Era In Building The Capabilities of Elementary School Children,” 13(1), pp. 22–31.
Syarifuddin et al. (2025) “Improving environmental health literacy of burned swamp peatland ecosystems,” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1489(1), p. 012057. Available at: https://doi.org/10.1088/1755-1315/1489/1/012057.
Wu, Z., Shen, C. and Van Den Hengel, A. (2019) “Wider or deeper: Revisiting the resnet model for visual recognition,” Pattern recognition, 90, pp. 119–133.
Refbacks
- There are currently no refbacks.