PELATIHAN PEMBUATAN SABUN RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN DASAR EKOENZIM UNTUK MENDUKUNG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA
Abstract
Tumpukan sampah masih banyak terlihat di wilayah Kelurahan Tanjung Pagar dan sampah organik bercampur dengan sampah jenis lain. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos dan ekoenzim. Produk olahan ekoenzim yang bernilai ekonomis dan merupakan kebutuhan primer manusia adalah sabun. Sabun berbahan dasar ekoenzim merupakan sabun yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan bertujuan memberikan keterampilan pembuatan sabun ramah lingkungan dengan bahan dasar ekoenzim. Sasaran adalah pengurus TP PKK Kelurahan Tanjung Pagar. Kegiatan dilakukan dengan metode kombinasi antara ceramah tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga dan praktik pembuatan sabun ekoenzim. Hasil kegiatan memperlihatkan pengetahuan tentang PHBS sebelum diberikan edukasi sudah baik yaitu 88 dan meningkat menjadi 96 setelah dilakukan edukasi. Hasil kegiatan juga memperlihatkan bahwa setelah diberikan pelatihan, peserta dapat mempraktikkan pembuatan sabun ramah lingkungan berbasis ekoenzim. Kesimpulan kegiatan ini edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang PHBS dan peserta berhasil membuat sabun ramah lingkungan dari ekoenzim.
Full Text:
PDFReferences
Afdholy, A.R., 2017. Tipomorfologi permukiman tepian Sungai Martapura Kota Banjarmasin. Local Wisdom, 9(1), pp.33–50.
Afifah, A.N., Atika Fatin, M., Ghassani, F.S. & Lismandasari, L. 2022. Analisis tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, serta perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga di RT 04 RW 05 Kelurahan Ciriung Kabupaten Bogor’, Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(3), pp. 203–208.
Fransferdinan, A., Apriana, R. & Jannah, R., 2023. Strategi Pemanfaatan Ecoenzyme dalam Pemberdayaan Masyarakat Masa Endemi di Desa Sialang Panjang. Jurnal Tematik, 1(1), pp.25–30.
Imani, N.A.C., Pribadi, M.C., Irsyada, M.Z., Kusumaningrum, M., Asri, S. and Ardhiansyah, H. 2025. Understanding the impact of curing duration on characteristics of durian extract-based solid soap’, Indonesian Journal of Chemical Research, 13, pp. 15–22.
Istanti, A. and Utami, S.W., 2022. Utilization of household waste into eco-enzyme in Gitik Village, Rogojampi District, Banyuwangi. Warta Pengabdian, 16(1), pp.30–43.
Kusumawati, D.E. dan Putri, C., 2022. Pelatihan pembuatan sabun eco enzyme berbahan limbah organik rumah tangga di kelompok ibu-ibu PKK Desa Batusari Demak. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 7(1), pp.13–22.
Megawati, S. dan Nugroho, A., 2021. Studi kelayakan produk sabun batang berbahan dasar minyak jelantah dengan media bantu eco enzyme. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 15(3), pp.792–805.
Najib, M. 2022. Maksimalisasi pengelolaan sampah untuk mewujudkan desa eco friendly di desa Banyuwangi Cigudeg. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 2(3), pp. 91-95.
Nurliah, N., Elika, S. dan Sagena, U.W., 2022. Sosialisasi pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga dalam memproduksi ekoenzim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(1), pp.33–39.
Octarya, Z., Yenti, E., Utami, L. and Yusbarina, 2025. Sustainable solid soap production using recycled cooking oil with ecoenzyme and lemongrass extract, Acta Biochimica Indonesiana, 8(1), pp. 1-17.
Putra, V.E., Fadila, R., Lindawati, D., Gupitasari, J.P., Andayani, E.A. and Bekti, Y.A., 2022. Pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai alternatif pengelolaan sampah organik di Kota Batu. Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan), 6(1), pp.25–31.
Rachmadani, K.A., Syafiq, A.N., Fatonah, S. and Wijayanggo, A., 2023. Ecoenzyme is an anti-bacterial material for making multi-purpose soap from used cooking oil: Case study: Implementation of the CSR program. International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science, 4(3), pp. 224–232.
Rahmanto, A.D. dan Suyuti, S., 2020. Persepsi masyarakat Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep terhadap penggunaan MCK. Extrapolasi, 17(2), pp.26–34.
Rosida, L., Pratiwi, D.I., Ulfah, M., Noor, M.K., Salsabilla, K.F. and Febriansyah, M., 2024. Cadre empowerment towards a zero waste lifestyle in Tanjung Pagar. Community Empowerment, 9(1), pp.29–36.
Rosida, L., Pratiwi, D.I.N., Noor, M.K., Rosyida, W.S., Salsabilla, K.F. and Febriansyah, M., 2023. Sistem pengelolaan sampah pada masyarakat pinggiran sungai melalui pemilahan sampah rumah tangga sebagai upaya promosi kesehatan. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2(3), pp.526-535.
Tangapo, A.M. dan Kandou, F., 2022. Edukasi pemanfaatan eco-enzim hasil fermentasi sampah organik rumah tangga menjadi hand-sanitizer di Kelurahan Meras Manado. The Studies of Social Sciences, 4(1), pp.1-9.
Wijayanti, W., Wianti, S., Febriyanti, K., 2024. Peningkatan pemahaman dan keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa kelas IV SDN Petoran. Daarul Ilmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), pp. 74–86.
Wikipedia, 2024. Banjarmasin Selatan, Banjarmasin [online]. Available at: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Banjarmasin_Selatan,_Banjarmasin [Accessed 15 February 2024].
Yulistia, E., Rahayu, S.N., Tirtaweningtias, S., Purwita, L.D. dan Al Bashir, M., 2023. Pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi ekoenzim. ADM: Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa, 1(1), pp.37–44.
Zitri, I., Lestanata, Y., Darmansyah, D., Amil, A. dan Umami, R., 2022. Inovasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Sistem Zero Waste Di Nusa Tenggara Barat Model Pentahelix. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(1), pp.107-119.
Refbacks
- There are currently no refbacks.