SURVEI DAN PENYAMAAN PERSEPSI SEBAGAI STRATEGI AWAL PENGABDIAN LANJUTAN: PEMBUATAN AGENS HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN OPT PADI DI LAHAN BASAH

Noor Aidawati, Muslimin Sepe, Elly Liestiany, Saipul Abbas, Harlina Kusuma Tuti, Lyswiana Aphrodyanti

Abstract


Pengaplikasian pestisida sintesis yang lebih dominan dapat menimbulkan permasalahan baru berupa degradasi lingkungan dan potensi resistensi organisme pengganggu tanaman (OPT). Pengendalian OPT pada pertanaman padi lahan basah, khususnya ekosistem gambut sangat perlu diterapkan, hal ini terjadi karena kerentanan yang tinggi terhadap OPT yang berakibat pada penurunan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan survei awal serta menyusun persamaan persepsi dengan petani sebagai landasan pengembangan program pengabdian lanjutan terkait pemanfaatan agens hayati ramah lingkungan dalam pengendalian OPT padi pada lahan basah di Desa Sungai Tuan Ilir Kec. Astambul Kab. Banjar. Metode yang diterapkan meliputi observasi lapangan guna mengidentifikasi gejala serangan OPT, wawancara terstruktur dengan petani, serta diskusi kelompok partisipatif untuk menyamakan persepsi antara tim pengabdian dengan pemangku kepentingan setempat. Hasil survei menunjukkan bahwa intensitas serangan OPT pada lahan basah relatif tinggi dengan gejala yang bervariasi pada fase pertumbuhan tanaman padi. Proses penyamaan persepsi berjalan secara konstruktif, menghasilkan kesepahaman tentang urgensi pengendalian hayati sebagai alternatif yang berkelanjutan. Dengan demikian, disepakati bersama bahwa kegiatan pengabdian lanjutan akan difokuskan pada pelatihan pembuatan agens hayati sebagai strategi pengendalian OPT yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan pada ekosistem lahan basah.

Full Text:

PDF

References


Altieri, M. A. (2002). Agroecology: The science of natural resource management for poor farmers in marginal environments. Agriculture, Ecosystems & Environment, 93(1-3), 1–24.

Baehaki, S. E., & Mejaya, M. J. (2014). Wereng batang cokelat: Biologi, ekologi, dan strategi pengendalian. Iptek Tanaman Pangan, 9(2), 85–96.

Chandler, D., Bailey, A. S., Tatchell, G. M., Davidson, G., Greaves, J., & Grant, W. P. (2011). The development, regulation and use of biopesticides for integrated pest management. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 366(1573), 1987–1998. https://doi.org/10.1098/rstb.2010.0390.

Damalas, C. A., & Eleftherohorinos, I. G. (2011). Pesticide exposure, safety issues, and risk assessment indicators. International Journal of Environmental Research and Public Health, 8(5), 1402–1419. https://doi.org/10.3390/ijerph8051402.

Eilenberg, J., Hajek, A., & Lomer, C. (2001). Suggestions for unifying the terminology in biological control. BioControl, 46(4), 387–400.

Girsang, W., Ningsih, S. U., & Anwar, S. (2020). Analisis produksi padi sawah pada lahan gambut di Kalimantan Tengah. Agrica (Jurnal Agribisnis Sumatera Utara), 13(1), 11–20. https://doi.org/10.31289/agrica.v13i1.3730.

Harman, G. E., Howell, C. R., Viterbo, A., Chet, I., & Lorito, M. (2004). Trichoderma species—opportunistic, avirulent plant symbionts. Nature Reviews Microbiology, 2(1), 43–56.

Kurniawati, D., Trizelia, T., & Fitria, Y. (2019). Pemanfaatan agens hayati untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman. Jurnal Agro, 6(2), 145–155. https://doi.org/10.15575/9297.

Noor, M. (2007). Pertanian lahan gambut: Potensi dan kendala. Kanisius.

Peshin, R., Dhawan, A. K., & Yadav, D. S. (2009). Pesticide use and experiences with integrated pest management programs and pest control practices in India. In R. Peshin & A. K. Dhawan (Eds.), Integrated pest management: Innovation-development process (pp. 435–451). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-8992-3_14.

Prasanna, B. M., Huesing, J. E., Eddy, R., & Peschke, V. M. (2018). Fall armyworm in Africa: A guide for integrated pest management. CIMMYT.

Untung, K. (2014). Pengantar pengelolaan hama terpadu. Gadjah Mada University Press.

Widyastuti, R., Suryadi, Y., & Santoso, T. (2020). Potensi Trichoderma spp. sebagai agens hayati dalam pengendalian penyakit tanaman padi. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 16(6), 233–242


Refbacks

  • There are currently no refbacks.