Program “Baper Mental” (Back to permainan tradisional) sebagai upaya pengembangan promosi wisata edukasi di Kampung Pelangi
Abstract
Permainan modern yang muncul pada lingkungan anak-anak umumnya dimainkan di dalam ruangan yang nyaman. Permainan tersebut bisa diakses dengan mudah melalui gadget. Sebagian besar anak-anak yang sudah memiliki gadget secara pribadi atau diperbolehkan menggunakannya membuat anak-anak betah memainkannya berjam-jam tanpa berbaur dengan lingkungan luar. Jika hal ini terus dibiarkan maka akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak-anak tidak terstimulasi untuk mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, dan sosial emosionalnya karena hanya berdiam pasif menghadapi gadget. Program Baper Mental (Back to Permainan Tradisional) merupakan salah satu solusi untuk menstimulasi aspek-aspek perkembangan anak sekaligus menjadi media promosi wisata edukasi di Kampung Pelangi Kemuning Kota Banjarbaru. Program Baper Mental terdiri atas kegiatan penyuluhan mengenai “peran penting pola asuh orang tua dalam menumbuhkembangkan aspek-aspek perkembangan pada anak” dan kegiatan kemasyarakatan yang berupa workshop pembuatan alat bermain sekaligus melakukan permainan tradisional bersama anak-anak. Hasil program Baper Mental ini mampu meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat untuk mampu bertindak dan mewujudkan sapta pesona dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kampung Pelangi sekaligus upaya untuk meningkatkan dan mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan anak-anak di daerah tersebut. Kegiatan Baper Mental juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif, psikomotorik, dan afektif pada anak serta menumbuhkan kembali minat anak terhadap permainan tradisional.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.