PEYULUHAN PHBS DAN PELATIHAN PEMBUATAN HANDSANITIZER DARI BAHAN ALAMI UNTUK PARA SANTRI

Ita Oktavianingsih, Ainur Rofiq, Noor Khamidah*, Noor Laili Aziza

Abstract


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perwujudan nyata paradigma sehat dalam budaya hidup perorangan, keluarga dan masyarakat yang berorientasi sehat, bertujuan untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatan. Pelaksanaan PHBS di sekolah dan pesantren dapat dimulai dari hal yang sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan sangat penting sehingga perlu disediakan sabun cuci tangan dan wastafel. Alternatif lain pengganti sabun ketika tidak ada air yaitu menggunakan handsanitizer, sehingga tetap dapat membersihkan tangan tanpa air mengalir. Handsanitizer sudah mulai marak dipasaran yaitu berbahan dasar ethyl alkohol 60-70% yang membuat tangan kering dan menyebabkan dehidrasi pada kulit, sehingga perlu ditambah bahan yang dapat melembutkan kulit (moisture) seperti lidah buaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dikalangan santri di era new normal melalui penyuluhan tentang perilaku hidup bersih sehat (PHBS), penyediaan wastafel otomatis dan pelatihan pembuatan handsanitizer dari bahan alami. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah para santri dan ustadz-ustadzah serta seluruh staf di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an Al-Anshari Batu Tungku Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode penyuluhan, fasilitasi dan praktek/pelatihan. Berdasarkan hasil kuisioner terjadi peningkatan pemahaman tentang materi PHBS hingga 97,22 %. Survey kepuasan juga dilakukan dengan hasil sebesar 49,33% sangat setuju dan 50,56% setuju terhadap pelaksanaan dan keberlanjutan kegiatan masyarakat  ini.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.