USAHA BUDIDAYA KELOR DI LAHAN PEKARANGAN ANGGOTA KELOMPOK TANI RUKUN JAYA MAKMUR UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN KESEHATAN KELUARGA, DIVERSIFIKASI USAHA, DAN PEMENUHAN PAKAN SUPLEMEN DI MASA PANDEMI COVID-19

Nursyam Andi Syarifuddin, Muhammad Rizal, Muhammad Riyadhi

Abstract


Permasalahan global yang dihadapi saat ini adalah Pandemi Covid-19. Permasalahan khusus mitra adalah produktivitas dan reproduktivitas ternak kambingnya rendah akibat pemberian pakan dengan kualitas nutrisi yang rendah, mereka ingin mengembangkan tanaman kelor namun keterbatasan pengadaan bibit, belum mengetahui cara pengolahan daun kelor menjadi berbagai produk olahan untuk manusia dan ternak. Solusi yang ditawarkan adalah budidaya tanaman kelor di lahan pekarangan, karena pekarangan mereka luas dan belum termanfaatkan secara maksimal. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memperoleh bibit kelor untuk dikembangkan dan dibudidayakan. Kelor hasil budidaya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi keluarga dan daya tahan tubuh terutama terhadap Covid-19. Daun kelor dapat diolah menjadi berbagai produk olahan yang dapat menambah diversifikasi usaha sehingga meningkatkan pendapatan keluarga.  Daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyusun pakan suplemen Urea Moringa Molasses Mutltinutrient Block (UMMMB) untuk meningkatkan produktivitas dan reproduktivitas ternak kambing, sehingga dapat meningkatkan angka kebuntingan dan kelahiran. Metode yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah: Penyuluhan dan percontohan budidaya kelor di lahan pekarangan,  Penyuluhan manfaat dan demonstrasi cara pembuatan dan pemberian pakan suplemen UMMMB pada ternak kambing, dan  Praktek pembuatan dan pengemasan berbagai produk olahan dari daun kelor berupa pembuatan daun kelor kering, pembuatan serbuk daun kelor, pembuatan teh daun kelor, dan kapsul daun kelor. Hasil kegiatan ini mendapat respon baik dari mitra, anggota Gapoktan Kecamatan Landasan Ulin, dan UPT BPP Landasan Ulin, yang ditandai dengan antusiasme mereka mereka mengikuti rangkaian kegiatan. Mitra sudah dapat melakukan budidaya kelor dari bibit yang telah disediakan, dan sudah dapat memproduksi produk olahan daun kelor serta memasarkan hasilnya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.