PENERAPAN TEKNOLOGI MODIFIED SORTATION UNTUK STANDARISASI MUTU PRODUK KELOMPOK MITRA “RUMAH HERBAL” BANJARBARU

Abdul Gafur, M. Ikhwan Rizki

Abstract


Masyarahat percaya apa yang telah dicontohkan oleh nenek moyang dengan mengkonsumsi jamu setiap hari secara rutin akan bisa menambah kekebalan tubuh dalam mencegah infeksi penyakit, termasuk infeksi Covid-19. Merebaknya Covid-19 ternyata membawa berkah tersendiri bagi pedagang dan pembuat jamu tradisional. Kandungan herbal di dalam jamu, dipercaya masyarakat dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat menghadapi wabah virus Corona saat ini. Kelompok mitra menyadari bahwa masalah jaminan kualitas dan keamanan produk herbal yang dihasilkan memang belum optimal karena keterbatasan ilmu pengetahuan mengenai cara pembuatannya, yang mana selama ini kelompok mitra membuat produk tersebut didasarkan pada pengetahuan empiris dan turun temurun tanpa ada panduan cara pembuatan ramuan herbal yang benar dan baik. Berdasarkan analisis permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka beberapa usaha dapat dilakukan sebagai solusi untuk meningkatkan pendapatan serta menjamin kualitas dan keamanan produk herbal mitra tersebut adalah penerapan teknologi modified sortation.  Penerapan teknologi diawali dengan melatih mitra dalam pembuaan simplisia yang baik, dimulai dari pengumpulan bahan baku, sortasi basah, pencucian, penirisan, perajangan, pengeringan, sortasi kering, pengemasan dan penyimpanan. Dalam kegiatan tersebut juga dilatih cara penggunaan alat modified sortation, dan selanjutnya dibuatkan SOP sebagai acuan dalam produksi herbal tersebut. Pembelajaran tentang inovasi produk dan media promosi diantaranya adalah  metode desain label dan kemasan yang menarik, media promosi dan pemasaran yang unik serta sistem manajemen dan analisis usaha.  Latar belakang tim pengusul dari berbagai disiplin ilmu akan menjamin keberhasilan proses transfer teknologi yang dilakukan kepada mitra sehingga target  luaran yang akan dihasilkan adalah tercapainya peningkatan kualitas dan produksi simplisia sebesar 50%, standarisasi proses produksi dengan pembuatan SOP, peningkatan mutu dan nilai jual simplisia, dan pembenahan manajemen.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.