DISEMINASI PAKAN KOMPLIT PENGGEMUKAN SAPI DI PONDOK PESANTREN IBNU ATHAILLAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Abstract
Pondok pesantren Ibnu Athaillah berada di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Untuk menunjang operasional ponpes Ibnu Athaillah, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui usaha penggumukan sapi (cattle fattening). Saat ini, sapi yang dipelihara pada usaha penggemukan ini adalah sapi jenis Limousin dan Simental. Sampai sekarang terdapat 27 ekor sapi limousin, 18 ekor sapi simental, dan 5 ekor sapi bali. Salah satu masalah yang dihadapi Ponpes Ibnu Athaillah dan Ponpes Al Baladul Amin adalah persoalan pakan dan ketersediaannya. Permasalahan pakan ini jika dirinci adalah: (1) penyediaan pakan sapi penggemukan, khususnya untuk mempercepat proses penggemukan sapi jenis Limousin, Simental, dan sapi Bali; (2) minimnya pengetahuan pengelola dan pemelihara sapi penggemukan tentang beberapa sumberdaya lokal yang dapat digunakan sebagai sumber pembuatan pakan komplit untuk menunjang penggemukan sapi; dan (3) minimnya pengetahuan dan ketrampilan pengelola dan pemelihara sapi untuk membuat formulasi pakan komplit guna mendukung penggemukan sapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjawab masalah tersebut dilakukan melalui PKM diseminasi pakan komplit berbasis sumber daya lokal. Secara umum respon khalayak sasaran sangat menyambut positiv kegiatan yang dilaksanakan. Diseminasi dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis dan pendampingan. Pelatihan teknis pembuatan pakan komplit diikuti oleh santri dan pengasuh pondok yang selama ini mengelola unit usaha penggemukan sapi. Peserta memahami pentingnya teknologi ini karena akan memudahkan dalam penanganan pakan ternak sapi yang digemukkan. Paska pelatihan terus diupayakan penggunakan pakan lokal yang diramu menjadi pakan komplit. Pemanfaatan limbah pertanian mulai dioptimalkan untuk menekan biaya dan memudahkan dalam produksi pakan.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.