PEMBERDAYAAN UKM ABON LELE DI BANJARMASIN
Abstract
Salah satu ikan yang dibudidayakan di kolam adalah ikan lele. Proses budidaya lele termasuk mudah
dibandingkan dengan jenis ikan yang lain. Ikan lele juga merupakan jenis ikan yang tahan terhadap cuaca meskipun kondisi
air tidak bagus. Ikan ini mempunyai kandungan gizi yang tinggi yang meliputi protein (17,7 %), lemak (4,8 %), mineral (1,2
%), dan air (76 %). Dengan potensi gizinya yang bagus, lele dapat menjadi alternatif sumber gizi untuk pertumbuhan anakanak.
Ikan lele potensial dikembangkan menjadi produk olahan seperti abon ikan lele untuk meningkatkan nilai jualnya.
Salah satu UKM yang memproduksi abon ikan lele adalah UKM Fani Sejahtera. Proses pembuatan abon ikan lele di UKM
Fani Sejahtera masih dilakukan secara manual dan beberapa dikombinasi dengan peralatan elektronik seperti timbangan
dan blender bumbu. Produk dari abon ikan lele dari UKM Fani Sejahtera ini kemasannya masih sangat sederhana, belum
dilabel dan mempunyai ijin P-IRT. Kegiatan yang dilakukan yaitu mekanisasi peralatan produksi untuk meningkatkan
kapasitas, pengurusan P-IRT dan pembenahan kemasan. Selain itu juga dilakukan pembelajaran tentang inovasi produk
dan media promosi seperti desain label dan kemasan yang menarik, media promosi dan pemasaran yang unik. Hasil
kegiatan menunjukkan peningkatan produksi sebesar 100%, peningkatan mutu dan nilai jual dengan perbaikan kemasan
dan sertifikasi P-IRT, serta pembenahan manajemen. Mitra kelompok UKM Fani Sejahtera Banjarmasi berperan aktif dalam
menyediakan tempat dan sarana untuk mendukung proses pelaksanaan PKM.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.