PEMBERDAYAAN UKM BAKUL PURUN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ERA PANDEMI COVID -19 DI BANJARBARU
Abstract
Pandemi covid-19 menimbulkan keluhan dan kendala dari UKM di kota Banjarmasin yang langsung kena dampaknya seperti yang terjadi pada 4 UKM yang memproduksi dan memasarkan produk Bakul Purun secara tradisional. Produksi yang dihasilkan mengalami penurunan drastis akibat wabah virus corona. Hal ini apabila terus menerus dibiarkan terlalu lama banyak produk yang tidak terjual karena pembelian berkurang. Menumpuknya produk Bakul Purun akan mengubah bentuk seperti munculnya jamur, menimbulkan bau yang tidak nyaman, warna yang tidak menarik serta merusak bahan dasarnya dari daun nipah. Menurunnya penjualan akan menurunkan pendapatan serta tingkat kesejahteraan masyarakat. UKM Bakul Purun Kelurahan Palm, tepatnya Jalan Purnawirawan RT.05 RW 02 Desa Tanggul Palam, Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan 70732. Untuk mengatasi permasalahan perlu suatu langkah strategis dan komprehensif melalui pemberdayaan strategi pemasaran Bakul Purun digital marketing Adanya pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Social Distancing, dan Physical Distancing. Usaha pemasaran secara modern dengan e-commerce seperti media Instagram Business, Face Book Business, WhatsApp Business membuat orang mudah melakukan transaksi secara online, supaya UKM Bakul Purun bisa bertahan ditengah krisis. Melalui upaya penyuluhan, pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan kepada para UKM Bakul Purun diharapkan dapat menumbuhkan jiwa dan sikap enterpreneurship yang sukses.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.