Diseminasi Teknologi Lahan Basah Buatan Untuk Mengolah dan Meningkatkan Nilai Guna Limbah Cair UMKM Atun Cempaka Sasirangan Banjarbaru Kalimantan Selatan
Abstract
UMKM Atun Cempaka Sasirangan (ACS) merupakan salah satu industri kecil tekstil kain sasirngan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Limbah cair sasirangan ACS mengandung senyawa dengan daya cemar tinggi, diantaranya pH 12,22, intensitas warna sebesar 15.168 PtCo, kandungan Pb sebesar 0,692 mg/L, Krom total (Cr) 1,13 mg/L, nilai COD 1.500 mg/L, nilai TSS 928 mg/L, dan nilai BOD sebesar 3.800 mg/L. Limbah cair tersebut langsung dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu oleh UMKM. Hal ini karena menurut pihak UMKM biaya pengolahan limbah yang cukup besar, rumit serta sulit aplikasinya. Oleh karena itu diperlukan diseminasi teknologi pengolahan limbah yang sederhana, murah dan mudah serta air olahannya dapat dimanfaatkan kembali oleh UMKM. Manfaat yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah UMKM mau melakukan pengolahan terhadap limbah cair yang dihasilkannya dan UMKM mendapat manfaat langsung dari hasil pengolahan limbah tersebut untuk keperluan lainnya serta UMKM dapat mematuhi aturan pada Peraturan Gubernur No 36 Tahun 2008 tetntang air limbah bagi usaha dan/atau kegiatan industry. Kegiatan PKM yang dilakukan disambut baik oleh UMKM ACS karena keterbatasan dalam pengolahan limbah cair yang dihasilkan. Ketercapaian target pada kegiatan PKM ini diantaranya adalah transfer pengetahuan melalui diseminasi mengenai teknologi lahan basah buatan (LBB) yang murah dan mudah dalam pengoperasiannya dan meningkatkan partisipasi (kemauan) pihak UMKM ACS untuk mengolah limbah cair yang dihasilkannya, tingginya antusiasme pihak UMKM ACS, peragaan uji coba prototype, dan saran masukan/evaluasi untuk penyempurnaan aplikasi LBB.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.