PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK DENGAN PEMANFAATAN KANGKUNG AIR DAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK

Rina Muhayah Noor Pitri Gusti Muhammad Hatta

Abstract


Kekurangan gizi di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang belum dapat diatasi sepenuhnya. Kekurangan asupan gizi berdampak pada tingginya prevalensi stunting di suatu wilayah. Penderita yang mengalami stunting sejak dini dapat mengalami gangguan akibat malnutrisi berkepanjangan seperti gangguan mental, psikomotor, dan kecerdasan. Mitra kegiatan adalah POMG Rumah Iqra Irigasi desa Gambut Kabupaten Banjar. Pemenuhan gizi masyarakat dipengaruhi oleh status ekonomi masyarakat. Pembuatan makanan dari bahan-bahan makanan yang belum termanfaatkan (limbah produksi) dan bahan makanan yang harganya terjangkau tetapi memiliki kandungan gizi yang baik dapat menjadi alternatif dalam upaya pemenuhan gizi. Hasil evaluasi sosialisasi tentang stunting, penyebab dan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak menunjukkan 28 orang atau 80% peserta memahami materi yang disampaikan. Sebanyak 30 orang (85,71%) memahami materi tentang kandungan dan manfaat Kangkung air dan Kulit Pisang Kepok. Sebanyak 29 orang atau sekitar 82,86% peserta memahami nilai tambah Kangkung Air dan Kulit Pisang Kepok jika diolah menjadi bentuk lain seperti Cookies dan Selai. Pada materi tentang peluang usaha pembuatan cookies dan selai ternyata sebanyak 28 orang atau sekitar 80% faham materi yang disampaikan. Selanjutnya, sebanyak 26 dari 35 peserta (74,28%) melakukan diskusi aktif. Minat peserta sangat besar dilihat dari jumlah undangan yang diminta sebesar 25 orang tetapi yang berhadir sebanyak 35 orang. Tidak ada peserta yang pulang sampai acara selesai (kehadiran 100%). Evaluasi sikap peserta menunjukkan kategori amat baik (A=90%) terhadap kegiatan sosialisasi. Sedangkan pada tahap demontrasi, sebanyak 23 orang (65,71%) memahami tahapan pembuatan cookies dan selai setelah dilakukan demonstrasi dan pendampingan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.