BUDIDAYA KELOR UNTUK BAHAN PANGAN DAN BAHAN PAKAN BERNUTRISI TINGGI DI ERA TATANAN BARU
Abstract
. Permasalahan global yang dihadapi saat ini adalah Pandemi Covid-19. Permasalahan khusus mitra adalah produktivitas dan reproduktivitas ternaknya rendah akibat pemberian pakan dengan kualitas nutrisi yang rendah. Solusi yang ditawarkan adalah budidaya tanaman kelor. Kelor mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi dan lengkap serta mempunyai banyak manfaat. Kelor apabila dibudidayakan dapat berproduksi tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk manusia dan sebagai bahan pakan ternak. Mitra melalui kegiatan ini dapat mengembangkan dan membudidayakan tanaman kelor sebagai bahan makanan untuk meningkatkan gizi keluarga terutama daya tahan tubuh terhadap Covid-19 dan sebagai bahan pakan ternak. Daun kelor sebagai bahan pakan ternak dapat diolah menjadi pakan suplemen Urea Moringa Molasses Multinutrient Block (UMMMB) untuk meningkatkan produktivitas dan reproduktivitas ternak. Daun kelor dapat diolah menjadi bahan makanan yang bernilai gizi tinggi yang berguna untuk ketahanan kesehatan keluarga, dan dapat diolah menjadi berbagai produk untuk diversifikasi usaha guna meningkatkan pendapatan keluarga. Limbah pengolahan daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Metode yang ditawarkan adalah: (1) Penyuluhan tentang manfaat tanaman kelor dan percontohan budidaya kelor. (2) Penyuluhan dan praktek pembuatan pakan suplemen UMMMB. Hasil kegiatan ini mendapat respon baik dari mitra, yang ditandai dengan antusiasme mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mitra sudah mengetahui manfaat tanaman kelor dan dapat melakukan budidaya kelor dari bibit yang telah disediakan dan dapat mengetahui cara pembuatan pakan suplemen UMMMB.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.