PENYULUHAN PENANGKAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA BANGKAU KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

Iriansyah, Aulia Azhar Wahab Nisa Hartini Abdul Rohman Dwi Cahyo

Abstract


Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan (degradasi) stok sumberdaya ikan ialah penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Alat tangkap yang tidak ramah lingkungan secara garis besar merupakan alat tangkap yang menangkap ikan dengan kurang memperhatikan berbagai aspek biologi ikan, ekosistem, keselamatan nelayan dan kualitas mutu hasil tangkapan serta merugikan bagi kegiatan perikanan yang berkelanjutan. Metode pendekatan yang akan dilaksanakan adalah penyuluhan terkait penentuan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap berdasarkan kriteria CCRF dan pengenalan beberapa jenis alat tangkap ramah lingkungan terhadap kelompok nelayan Kaganangan selaku mitra dalam kegiatan penyuluhan di Desa Bangkau Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Hasil PKM menunjukkan bahwa alat penangkapan dengan menggunakan tempirai dan lalangit di perairan Desa Bangkau ialah mempunyai tingkat keramahan lingkungan paling tinggi dan mempunyai selektifitas yang tinggi. Penggunaan alat penangkapan Gill net secara umumnya dapat disimpulkan bahwa kurang ramah lingkungan dibandingkan dengan hasil kajian penggunaan alat penangkapan alat tangkap tempirai dan lalangit yang memiliki tingkat kepedulian keramahan lingkungan paling tinggi dibandingkan dengan nelayan yang mengoperasikan alat penangkapan gill net.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.