PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SD BERBASIS MUATAN LOKAL DAN PELAJAR PANCASILA MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI
Abstract
Permasalahan yang sering dihadapi mitra diantaranya: guru kesulitan mengimplementasikan buku yang didapatkan oleh pusat, guru kekurangan referensi bahan ajar yang inovatif, guru belum memiliki keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar berbasis muatan lokal dan pelajar pancasila. Pentingnya hal tersebut untuk dapat diberikan upaya yang inovatif dalam mengoptimalkan keterampilan guru dalam pengembangan bahan ajar SD berbasis Muatan lokal secara mandiri. Apabila permasalahan ini dibiarkan begitu saja maka para guru akan kesulitan dalam menemukan referensi buku ajar yang sesuai dengan kearifan lokal masyarakat setempat, dan kemampuan guru semakin tertinggal dalam pengembangan inovasi pembelajaran melalui bahan ajar. Solusi yang diberikan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah tim pendampingan melakukan pelatihan kepada anggota guru-guru di KKG Aluh- Aluh terkait bagaimana cara membuat dan menyusun bahan ajar berbasis muatan lokal dan pelajar pancasila bagi masyarakat pinggiran sungai. Pendampingan ini dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan dengan jumlah peserta pelatiha 45 dari KKG Aluh-Aluh Kabupaten Banjar. Diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan pengembangan bahan ajar ini yaitu: guru memiliki keterampilan mengembangkan bahan ajar secara inovatif dan mandiri, guru memiliki referensi yang beragam dan inovatif antar sesama guru saling bertukar bahan ajar, guru dapat mengimplementasikan pengembangan bahan ajar berbasis muatan lokal dan pelajar pancasila. Hasil pendampingan ini melalui kuesioner 90% guru setuju dan sangat mendukung terhadap program pengembangan keterampilan guru
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.