KELOMPOK WANITA TANI DALAM PENGELOLAAN LAHAN PEKARANGAN WILAYAH PASANG SURUT KALIMANTAN SELATAN

Yusuf Azis Luki Anjardiani, Kamiliah Wilda

Abstract


Peningkatan penduduk dan konversi lahan menyebabkan keterbatasan lahan dan melemahnya produktivitas usahatani sehingga dibutuhkan suatu alternatif untuk menjawab permasalahan penyediaan pangan. Penerapan pemberdayaan wanita tani di lahan pasang surut memiliki potensi yang cukup besar, karena ketersediaan lahan yang cukup luas. Pemenuhan kebutuhan pangan dapat dilakukan di lahan/pekarangan yang sempit. Penelitian ini ingin menjawab beberapa tujuan tingkat peran kelembagaan Kelompok Wanita Tani (KWT), tingkat keberdayaan KWT, serta menganalisis hubungan antara peran kelembagaan dengan keberdayaan KWT dalam pemanfaatan lahan pekarangan di lahan pasang surut Kalimantan Selatan. Pengambilan sampel dilakukan pada dua Kabupaten yakni Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala, dengan jumlah sampel sebanyak 100 anggota KWT. Analisis data yang digunakan yakni analisis kelas interval dan pendekatan korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat peran kelembagaan KWT dalam pengelolaan pekarangan di lahan pasang surut Kalimantan Selatan paling dominan berada dalam kategori sedang yakni sebanyak 56%. Tingkat keberdayaan KWT pada pengelolaan lahan pekarangan di wilayah pasang surut masih rendah yakni sebanyak 61%. Hasil pengujian hubungan dengan pendekatan koefisien korelasi Rank Spearman dengan nilai koefisien sebesar 0,862, hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat peran kelembagaan Kelompok Wanita Tani dengan tingkat keberdayaan Kelompok Wanita Tani.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.