PENINGKATAN GERAKAN SATU RUMAH SATU JUMANTIK (G1R1J) TERHADAP PROGRAM PSN MELALUI PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Di Asia Tenggara terdapat tiga wilayah yang mengalami peningkatan kasus DBD secara terus menerus yaitu Thailand, Indonesia dan Myanmar. Jumlah kasus DBD di Indonesia dalam lima tahun terakhir terus mengalami naik turun. Salah satu provinsi di Indonesia yang endemis DBD adalah Provinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan data Dinas Provinsi Kalimantan Selatan selama tahun 2022, kasus DBD di Kalsel mencapai 1.015 kasus dengan 8 di antaranya meninggal dunia. Dimana kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Banjar dengan 230 kasus, disusul kota Banjabaru 140 kasus dan Kabupaten Kotabaru dengan 139 kasus. Pemberantasan jentik dapat dilakukan secara berkesinambungan,melalui Gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik). Jumantik merupakan salah satu wujud keberadaan kader kesehatan. Kader jumantik dalam pelaksanaan di lapangan menyampaikan terkait program jumantik mengalami permasalahan karena banyak masyarakat yang belum berperan aktif sehingga berpengaruh terhadap keberhasilan program PSN. Pengendalian yang dilakukan adalah dengan membuat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan derajat kesehatan yang melibatkan peran serta masyarakat, akan tetapi keaktifan masyarakat dalam bentuk kader jumantik masih kurang. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan gerakan satu rumah satu jumantik (G1R1J) terhadap program PSN melalui pelatihan teknik komunikasi. Kegiatan dimulai dengan pengukuran pengetahuan sebelum intervensi, pemberian materi dan praktik, pengukuran pengetahuan setelah intervensi dan pembagian poster dan leaflet. Pada tahap evaluasi dilakukan penilaian terhadap kegiatan oleh kader. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan kader meningkat setelah diberikan edukasi.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.