ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU PENJUAL MINUMAN DENGAN KADAR KLORIN ES BATU KRISTAL

Lenie Marlinae, Husaini Laily Khairiyati, Agung Waskito, Anugrah Nur Rahmat, Ammara Ulfa Azizah

Abstract


Minuman dingin yang disajikan akan disajikan beserta dengan es batu salah satunya adalah es batu kristal. Dalam pembuatan es batu harus memiliki syarat mutu yang sama dengan air minum. Penyediaan mutu air yang pantas untuk diminum perlu ditelaah. Adapun persyaratan kualitas air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2023 tentang persyaratan kualitas air minum, keberadaan senyawa klor bebas dalam distribusi jaringan yang diperbolehkan adalah 0,2-0,5 mgLl. Klorin berfungsi untuk menghambat pertumbuhan serta membasmi bakteri dari berbagai jenis mikroba, namun apabila klorin melebihi baku mutu dan bereaksi dengan air dapat membentuk asam hipoklorit yang dapat merusak sel-sel di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gangguan di pencernaan karena bisa membuat dinding lambung erosi dan menyebabkan penyakit maag dan jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit ginjal dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar klorin dan pada es batu kristal penjual jajanan di Kota Banjarbaru dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dari 28 sampel es batu kristal, didapatkan hanya 2 (7%) sampel es batu kristal yang memenuhi standar, sedangkan 26 sampel (93%) lainnya memiliki nilai kadar klorin di atas batas maksimun yaitu 0,5 mg/L. Sedangkan perilaku penjual es batu dalam mencuci tangan sebelum mengambil es batu hanya 11 oramg (39%), 17 penjual minuman (61%) lainnya tidak mencuci tangan sebelum mengambil es batu.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.