HUBUNGAN FAKTOR EKSTERNAL ANALISIS HUJAN DAN EVAPOTRANSPIRASI TERHADAP KEKERINGAN DI HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG
Abstract
Kebakaran lahan gambut di Kalimantan Selatan khususnya di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang selain disebabkan oleh faktor antrofogenik atau ulah manusia, juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, yaitu faktor klimatologi. Pada penelitian ini faktor klimatologi yang diamati adalah hujan, suhu, kelembaban, penyinaran matahari dan kecepatan angin. Data hujan diulah menjadi data hujan bulanan rata-rata. Kelima data klimatologi lainnya diulah dengan metode penman_monteith menjadi data evapotranspirasi. Berdasarkan analisis hujan bulanan rata-rata diperoleh bahwa hujan terendah terjadi pada bulan Agustus dan September. Analisis evapotranspirasi juga memberikan hasil yang hampir sama, pada saat tidak ada hujan, penguapan juga sangat tinggi. Berdasarkan analisis regresi linier hujan dan evapotranspirasi terhadap jumlah titik api memperlihatkan nilai multiple R sebesar 0.93 dan Nilai R2 sebesar 0.87 sebagai katagori hubungan yang kuat. Hal ini memperlihatkan bahwa faktor eksternal klimatologi kawasan menyebabkan gambut kering dan berpotensi lebih mudah terbakar dan menjalar di bawah permukaan dengan membakar unsur organik pembentuk tanah gambut.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.