KINERJA SISTEM LAHAN BASAH BUATAN ALIRAN HORIZONTAL BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN TANAMAN Typha latifolia DAN Equisetum hyemale UNTUK PENYISIHAN TSS DAN TDS PADA LIMBAH CAIR SASIRANGAN
Abstract
Kain sasirangan merupakan kain khas Kalimantan Selatan. Berdasarkan uji laboraturium yang dilakukan terhadap limbah cair sasirangan yang dihasilkan di Rumah Produksi Atun Cempaka didapatkan hasil bahwa untuk parameter TSS sebesar 1486 mg/L dan TDS sebesar 6260 mg/L. Nilai konsentrasi parameter TSS di limbah cair sasirangan telah melebihi baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 16 Tahun 2019. Sehingga diperlukan upaya pengolahan terhadap limbah tersebut. Lahan Basah Buatan Aliran Horizontal Bawah Permukaan (LBB-AHBP) merupakan salah satu teknologi tepat guna yang dapat mendegradasi kandungan polutan yang ada pada limbah cair. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis efektifitas Sistem LBB-AHBP aliran kontinyu menggunakan tanaman Typha latifolia dan Equisetum hyemale dalam menyisihkan konsentrasi TSS dan TDS pada limbah cair sasirangan. Penelitian dilakukan pada skala laboraturium menggunakan 6 buah reaktor berukuran 90 cm x 30 cm x 45 cm dengan waktu penelitian selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan TSS dan TDS dengan tanaman Typha latifolia sebesar 86,02% dan 42,14%, pada tanaman Equisetum hyemale 91,67% dan 50,39%, pada reaktor kontrol 77,27% dan 15,53%. Konsentrasi TSS dan TDS setelah pengaplikasian LBB-AHBP adalah untuk reaktor berisi tanaman Typha latifolia sebesar 184,5 mg/L dan 2980 mg/L, reaktor yang berisi tanaman Equisetum hyemale sebesar 110 mg/L dan 2555 mg/L, dan reaktor kontrol sebesar 300 mg/L dan 4350 mg/L. Nilai konsentrasi TSS setelah pengolahan masih belum memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 16 Tahun 2019.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.