NERACA BERAS KABUPATEN TABALONG DAN KAITANNYA DENGAN UPAYA MENDUKUNG KEBUTUHAN BERAS IBUKOTA NUSANTARA (IKN)

Muhammad Fauzi dan Yudi Ferrianta

Abstract


Neraca beras sangat menentukan kemampuan daerah tersebut di sektor pangan khususnya beras. Kondisi minus atau surplus akan menunjukkan kemampuan daerah tersebut apakah harus mendatangkan dari luar daerah  atau bisa menjadi pensuplai bagi kebutuhan daerah disekitarnya.  Penelitian bertujuan menganalisis neraca kebutuhan pangan utama strategis yaitu beras kaitannya dengan  Kabupaten Tabalong sebagai salah satu penyangga utama pangan atau beras untuk IbuKota Negara Nusantara (IKN).  Lingkup penelitian meliputi Kabupaten Tabalong.  Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder.  Data primer dikumpulkan secara langsung dari narasumber petani dan atau ahli untuk mengetahui kondisi aktual pertanian komoditas padi dan beras di Kabupaten Tabalong.  Analisis data mengikuti perhitungan neraca yang digunakan oleh Bapanas yaitu selisih antara produksi dikurangi konsum rumahtangga; keperluan industri serta kehilangan hasil.  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Neraca Beras Kabupaten Tabalong dalam lima tahun terakhir selalu surplus pada kisaran angka 5000 ton sampai dengan 8000 ton.  Pada tahun 2023 Surplus mencapai 7.800 ton per tahun.  Angka surplus ini sangat memadai untuk keperluan lingkup Kabupaten Tabalong baik untuk konsumsi masyarakat maupun keadaan darurat bila terjadi bencana.  Namun bila dikaitkan dengan upaya mendukung kebutuhan beras IKN;  maka angka surplus tersebut belumlah cukup. 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.