TOKSISITAS AKUT EKSTRAK KULIT LIMAU KUIT (Citrus amblycarpa Hassk.) TERHADAP HEPAR TIKUS (Rattus norvegicus)

Lena Rosida, Mudhiya Durrina Anshari, Maria Ulfah, Alfi Yasmina, Zainal Abidin, Aditya Noor Rachman, Roselina Panghiyangani

Abstract


Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, seperti Limau Kuit yang memiliki potensi farmakologis. Kulit buahnya seringkali dibuang, padahal mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Senyawa ini memiliki efek antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, hingga antikanker. Untuk pengembangan sebagai bahan herbal diperlukan uji keamanan, antara lain toksisitas akut pada tikus. Penelitian bertujuan menganalisis efek pemberian ekstrak kulit Limau Kuit terhadap hepar tikus pada uji toksisitas akut. Rancangan penelitian eksperimental murni dengan desain posttest-only control group design. Uji toksisitas dilakukan menggunakan metode fixed dose procedure dengan dosis 300 mg/kgBB pada 5 ekor tikus betina. Kontrol menggunakan 5 tikus betina yang diberi akuades 1 ml. Parameter yang diamati adalah berat badan, berat hepar, rasio berat hepar terhadap berat badan akhir, dan gambaran histopatologi hepar. Berat badan ditimbang tiap hari, sedangkan berat hepar dan histopatologi dinilai setelah 14 hari perlakuan. Data dianalisis secara deskriptif dan uji parametrik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan rerata kenaikan berat badan pada kelompok perlakuan 18,56 ± 6,67 g, sedangkan pada kelompok kontrol 12,60 ± 12,51 g. Rerata berat hepar pada kelompok perlakuan 7,47 ± 0,37 g, sementara kelompok kontrol 6,49 ± 0,94 g. Rasio hepar terhadap berat badan akhir pada kelompok perlakuan berada di persentil 3,74 ± 0,08 %, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 3,90 ± 0,55 % (p>0,05). Berdasarkan pemeriksaan histopatologi, pada hepar tikus perlakuan ditemukan adanya peradangan ringan hingga berat, degenerasi lemak dan hemoragik. Kesimpulan penelitian adalah uji toksisitas akut ekstrak kulit Limau Kuit pada dosis 300 mg/kgBB menyebabkan pembesaran, peradangan, degenerasi lemak, dan hemoragik pada hepar.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.