PERUSAHAAN BERKELANJUTAN: RELASI BIAYA LINGKUNGAN, KINERJA ESG, DAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI
Abstract
Keputusan investasi oleh investor dan manajemen perusahaan tidak hanya mempertimbangkan
kinerja keuangan perusahaan tetapi juga keberlanjutan lingkungan, yang mencerminkan tanggung
jawabnya terhadap dampak lingkungan dari kegiatannya. Keselarasan tanggung jawab perusahaan
dapat dilihat dari komitmen perusahaan terhadap Environmental, Social, dan Governance (ESG).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, keterkaitan pengeluaran biaya lingkungan terhadap
kinerja ESG, dan peran kinerja ESG dalam hubungannya dengan kinerja keuangan pada
perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel secara
purposive digunakan untuk memilih 88 perusahaan dari tahun 2021-2024, dengan empat periode
evaluasi, menghasilkan 35 perusahaan, sehingga jumlah data pengamatan sebanyak 140. Analisis
data menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda untuk menguji hubungan
biaya lingkungan, kinerja ESG dan Kinerja Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya
lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja ESG, dan kinerja ESG berpengaruh positif pada
kinerja keuangan, dan secara parsial hanya komponen Environmental yang berpengaruh terhadap
kinerja keuangan perusahaan sektor energi pada periode 2021-2024. Oleh karena itu, peningkatan
kinerja ESG perusahaan akan memperkuat pengaruh keputusan investasi terhadap kinerja
keuangan, dan pertumbuhan perusahaan di masa depan akan berkelanjutan.
kinerja keuangan perusahaan tetapi juga keberlanjutan lingkungan, yang mencerminkan tanggung
jawabnya terhadap dampak lingkungan dari kegiatannya. Keselarasan tanggung jawab perusahaan
dapat dilihat dari komitmen perusahaan terhadap Environmental, Social, dan Governance (ESG).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, keterkaitan pengeluaran biaya lingkungan terhadap
kinerja ESG, dan peran kinerja ESG dalam hubungannya dengan kinerja keuangan pada
perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel secara
purposive digunakan untuk memilih 88 perusahaan dari tahun 2021-2024, dengan empat periode
evaluasi, menghasilkan 35 perusahaan, sehingga jumlah data pengamatan sebanyak 140. Analisis
data menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda untuk menguji hubungan
biaya lingkungan, kinerja ESG dan Kinerja Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya
lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja ESG, dan kinerja ESG berpengaruh positif pada
kinerja keuangan, dan secara parsial hanya komponen Environmental yang berpengaruh terhadap
kinerja keuangan perusahaan sektor energi pada periode 2021-2024. Oleh karena itu, peningkatan
kinerja ESG perusahaan akan memperkuat pengaruh keputusan investasi terhadap kinerja
keuangan, dan pertumbuhan perusahaan di masa depan akan berkelanjutan.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.