PROFIL KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS SISWA SMA DI KOTA BANJARMASIN

Jumariati Jumariati, Moh. Yamin Cayandrawati Sutiono

Abstract


Perkembangan teknologi komunikasi membawa kemudahan dalam mengakses beragam informasi.
Namun, banyak dari informasi tersebut yang diragukan kebenarannya. Remaja perlu bersikap kritis
dalam menanggapi berita di lingkungan sekitar. Meskipun studi menunjukkan bahwa para guru bahasa
Inggris di kota Banjarmasin telah mengajarkan keterampilan berpikir kritis, mereka belum memiliki
data tentang profil kemampuan berpikir kritis para siswanya. Akibatnya, informasi awal sebagai titik
tolak pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa belum tersedia. Oleh karena itu, penting untuk
melakukan studi yang mengungkap profil kemampuan berpikir kritis yang mencakup level dan pada
indikator apa mereka belum mampu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan
menggunakan instrumen tes reading comprehension dalam bentuk soal pilihan ganda dan uraian
menggunakan indikator berpikir kritis yaitu: (1) menganalisis; (2) mengevaluasi; (3) menginterpretasi;
(4) membuat inferensi; dan (5) merefleksi. Populasi penelitian adalah para siswa kelas X di kota
Banjarmasin dan sampel ditentukan melalui metode cluster random sampling sehingga didapat lima
SMA sebagai perwakilan dari tiap area Banjarmasin. Analisis hasil tes menunjukkan bahwa siswa
memiliki kemampuan membaca kritis yang rendah dengan nilai rerata 55,96. Persentase jawaban benar
yang paling rendah adalah pada (1) menginterpretasi (3,66% - 24,08%); (2) membuat inferensi
(15,54% - 36,58%); (3) merefleksi (44,20%); dan (4) mengevaluasi (40,55% - 47,86%). Berdasarkan
temuan ini, para siswa SMA di kota Banjarmasin perlu lebih dilatih berpikir kritis melalui kegiatan
diantaranya membaca, menyimak, dan menyampaikan argumentasi. Bahan ajar perlu disusun agar
lebih memicu dan mengarahkan siswa untuk berpikir kritis melalui analisis, evaluasi, interpretasi,
inferensi, dan refleksi informasi bacaan dan simakan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.