KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR DAN SWAB TANGAN IBU DALAM KELUARGA BALITA STUNTING DI BANTARAN SUNGAI MARTAPURA

Lia Yulia Budiarti, Erida Wydiamala, Edi Hartoyo, Edyson, Rahmiati, Rananta Sheik Alshazil, Fadil Muhammad

Abstract


Air Sungai Martapura dilaporkan telah tercemar oleh bakteri golongan coliform atau Escherichia coli (E.coli), dengan indeks Most probable Number (MPN) melebihi batas baku. Air sungai merupakan sumber air untuk kegiatan masyarakat di wilayah bantaran sungai Desa Keliling Benteng Ulu (DKBU). Meningkatnya jumlah balita stunting di wilayah bantaran sungai berkaitan dengan sanitasi dan higiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas bakteriologis air dan swab tangan ibu pada keluarga dengan balita stunting di lokus stunting desa KBU. Penelitian observasional cross sectional dilakukan pada 30 rumah dengan menggunakan sampel air kran (sumber air sungai) dan usap tangan ibu. Sampel dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis kualitas bakteriologis dengan menilai indeks MPN coliform/100ml sampel air; serta identifikasi keberadaan E.coli pada sampel air dan swab tangan. Berdasarkan hasil uji MPN coliform menunjukkan sampel air dengan kategori risiko rendah, sedang, hingga tinggi, masing-masing sebesar 36,7%, 36,7%, dan 26,7%. Ditemukan 19 (63,3%) isolat bakteri E.coli pada sampel air; sedangkan pada sampel swab tangan ibu ditemukan sebanyak 17 (56,7%) isolat E.coli. Kesimpulannya, kualitas air yang digunakan keluarga stunting telah tercemar Coliform dan tidak layak untuk dikonsumsi langsung; juga keberadaan E.coli pada tangan ibu, menunjukkan kualitas kebersihan yang buruk dan berisiko menular pada balitanya. Peningkatan promosi kesehatan (sanitasi dan higiene) diperlukan di lokus stunting di bantaran sungai.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.