KAJIAN TOPONIM KOTA BANJARMASIN SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH LOKAL BERBASIS KEARIFAN LAHAN BASAH

Mansyur, Rusdi Effendi, Daud Yahya, Mohamad Zaenal Arifin Anis

Abstract


Kota Banjarmasin memiliki sejarah panjang yang tercermin dalam nama-nama tempat (toponim) yang tersebar di wilayahnya. Toponim tidak hanya menunjukkan lokasi, tetapi mengandung nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat lahan basah. Sayangnya, pemanfaatan toponim sebagai sumber belajar sejarah lokal masih terbatas, khususnya dalam konteks pendidikan. Tujuan penelitian mengidentifikasi dan mendeskripsikan toponim di Kota Banjarmasin beserta asal-usul dan maknanya. Lalu menganalisis keterkaitan toponim dengan sejarah lokal serta kearifan masyarakat lahan basah. Selanjutnya, mengembangkan model atau bahan ajar sejarah lokal berbasis toponim sebagai sumber belajar kontekstual di sekolah tingkat SMP/SMA. Penelitian menggunakan metode sejarah, dengan tahap heuristik (pengumpulan sumber), Kritik (eksternal dan internal), interpretasi (penafsiran) dan historiografi (penulisan). Hasil kajian menunjukkan bahwa toponim Banjarmasin dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah lokal. Melalui toponim, peserta didik dapat mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungan, dinamika pemukiman, perkembangan kota serta mendukung pendekatan kontekstual.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.