Pengaruh penambahan pektin sebagai pelapis membran interlayer-free silika-pektin melalui proses desalinasi air rawa asin

Muthia Elma, Mahmud Mahmud, Aulia Rahmah, Noni Handayani, Via Susetia Putri

Abstract


Air rawa di sungai-sungai di Kalimantan Selatan banyak dipengaruhi oleh air asin yang berasal dari pengaruh intrusi air laut. Intrusi air laut pada rawa dapat menyebabkan sungai memiliki kadar salinitas yang tinggi sehingga air terasa asin. Berdasarkan permasalahan diatas, maka sangat diperlukan pengolahan air rawa asin tersebut menjadi air tawar dengan proses desalinasi menggunakan teknologi membran. Material silika biasanya digunakan sebagai material membran dalam proses desalinasi. Akan tetapi silika memiliki hidrostabilitas rendah. Sehingga perlu adanya penambahan ikatan karbon berasal dari pektin yang dapat meningkatkan struktur silika sehingga menambah kemampuan membran untuk menyaring molekul garam saat diaplikasikan untuk pengolahan air rawa asin. Penelitian ini terdiri dari beberapa proses yaitu proses  sintesis membran interlayer-free silika-pektin (konsentrasi pektin 0,5 % dan 2,5 %) dengan kalsinasi 300 °C  serta proses pervaporasi menggunakan air rawa asin pada suhu ruangan (25 °C). Diperoleh hasil penelitian konsentrasi pektin 0,5 dan 2,5 %  adalah berturut-turut 4,78 dan 3,22 kg.m-2.h-1 Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi kandungan pektin dalam struktur silika maka struktur kimia silika cenderung menyebabkan membran menjadi dense. Sehingga ini akan berdampak kepada hasil water flux. Sementara itu, nilai rejeksi kedua membran ini ~99.9 %. Jadi,  keseluruhan semua membran interlayer-free silika pektin tersebut mampu menyisihkan garam dengan rejeksi sampai >99.9%.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.