PERAN PENGUSAHA KULINER DI KAWASAN KULINER BANUA ANYAR BAGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KOTA BANJARMASIN
Abstract
Kawasan Kuliner Banua Anyar merupakan satu obyek wisata di Kota Banjarmasin yang dikelola untuk menemani perjalanan wisata para wistawan. Terdapat empat belas spot usaha kuliner yang dapat dikunjungi di kawasan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran para pengusaha kuliner di Kawasan Kuliner Banua Anyar dalam mengembangkan pariwisata berbasis kuliner di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melakukan reduksi, penyajian hingga penarikan simpulan. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, teknik dan waktu serta perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian memastikan bahwa peran para pengusaha kuliner di Kawasan Kuliner Banua Anyar ditandai dengan adanya usaha untuk menghasilkan produk kuliner tradisional dan non tradisional. Kuliner Soto Banjar dan kue tradisional seperti lupis, putri mayang, laksa dan salada gumbili merupakan kuliner tradisional yang menjadi karakteristik kuliner di kawasan Kuliner Banua Anyar. Selain itu, sisitem promosi sebagai bagian dari distribusi yang mereka lakukan turut berperan bagi tingkat konsumsi wisatawan. Pada konteks pengembangan pariwisata, peran para pengusaha kuliner di Kawasan Kuliner Banua Anyar yang disertai dengan kerjasama yang baik merupakan satu dasar untuk menjaga keberlanjutan kawasan Kuliner Banua Anyar sebagai bagian pariwisata di Kota Banjarmasin
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.