EKSISTENSI MANOPENG BANJAR DI DESA BANYIUR LUAR BANTARAN SUNGAI MARTAPURA
Abstract
Pertunjukan seni sebagai suatu bentuk sajian pentas seni yang diperlihatkan atau dipertunjukan kepada khalayak. Pertunjukan kesenian manopeng Banjar berada di bantaran sungai Martapura, Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dilakukan pada satu pertunjukan seni manopeng Banjar. Penelitian ini dilaksanakan mulai rangkaian penyelenggaraan tahun 2020 dan puncaknya Minggu, 13 September 2020. Pada masa pandemi tahun 2020 ini tetap dilaksanakan pada bulan Muharram 1442 H dengan suasana yang sederhana, karena diselenggarakan oleh internal juriyat (keturunan) panopengan. Tujuan manopeng Banjar ini diadakan: (1) untuk “pemberian makan” kepada roh-roh yang dipercaya terdapat pada topeng; (2) untuk ritual pengobatan penyakit non medis yang di derita juriyat panopengan; (3) berdoa untuk memohon keselamatan bagi masyarakat setempat dan terlepas dari bala. Saran untuk masyarakat Desa Banyiur Luar untuk selalu melestarikan budaya manopeng Banjar dalam kondisi apapun, walaupun masa pandemi tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk berpartisipasi dalam manopeng Banjar yang merupakan tradisi tahunan masyarakat Banyiur Luar bantaran sungai Martapura, Banjarmasin.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.