UPAYA PENGENDALIAN BIOLOGI (BIOCONTROL) PENYAKIT LAYU BAKTERI TANAMAN TOMAT DI LAHAN BASAH DENGAN PGPR ISOLAT LOKAL SPESIFIK
Abstract
Peranan agens hayati untuk menekan perkembangan penyakit tular tanah pada tanaman tomat semakin berkembang dan banyak dimanfaatkan, karena ramah lingkungan dan mudah untuk diaplikasikan. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) adalah salah satunya yang banyak diteliti untuk dikembangkan sebagai agens hayati yang dapat menekan perkembangan penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum), yaitu kombinasi 3 sampai 4 mikroorganisme tanah yang terdapat disekitar perakaran yang bukan pathogen dan bermanfaat, serta bersinergis untuk membantu pertumbuhan tanaman dengan mengeluarkan eksudat masing-masing. PGPR lokal spesifik untuk mengendalikan penyakit ini pada tanaman tomat di lahan basah. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruhnya pemberian PGPR terhadap perkembangan penyakit layu bakteri pada tanaman tomat di lahan basah. Metode yang digunakan adalah dengan memanfaatkan PGPR yang di isolasi dari akar tanaman bambu yang sudah terbukti bias digunakan sebagai agens hayati pengendalian biologi (Biokontrol), dengan perlakuan sebagai berikut : (1) Isolasi PGPR lokal spesifik Kalimantan Selatan, (2) pengujian langsung dilapangan dengan diberikan dan tanpa pemberian. Indikator pengamatan adalah tingkat serangan penyakit layu bakteri pada pertanaman tomat di lahan basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR lokal spesifik dapat mengurangi tingkat serangan penyakit ini sampai 20%.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.