PENGARUH LAMA PRIMING DENGAN EKSTRAK AKAR ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) TERHADAP VIABILITAS BENIH KACANG TUNGGAK NAGARA (Vigna unguiculata ssp. cylindrica)
Abstract
Lama priming benih kacang tunggak nagara dengan ekstrak akar eceng gondok diharapkan dapat memperbaiki performa viabilitas benih kacang tunggak nagara. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji pengaruh lama priming benih dengan ekstrak akar eceng gondok konsnetrasi 7.5 % terhadap performa viabilitas benih kacang tunggak nagara. Percobaan dilaksanakan sejak April - Oktober 2020 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini ditata dalam Rancangan Acak Lengkap factor tunggal, yaitu lama priming (0, 3, 6, 9, 12, dan 15 jam). Pengamatan dilakukan terhadap daya berkecambah benih, viabilitas potensial, persentase kecambah normal pada pengamatan pertama, kecepatan tumbuh benih, keserempakan tumbuh benih, panjang akar dan panjang plumula kecambah normal kuat, serta berat kering kecambah normal. Jika perlakuan berpengaruh nyata, maka dilakukan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Lama priming 3, 6, 9, 12, dan 15 jam mempunyai nilai yang lebih baik daripada kontrol (0 jam) , kecuali lama priming 15 jam pada peubah persentase kecambah normal pada pengamatan pertama dan panjang akar kecambah. Lama priming terbaik adalah 9 jam (yang menunjukkan nilai tertinggi atau tidak berbeda nyata dengan nilai tertinggi) pada semua peubah, yaitu persentase kecambah normal pada pengamatan pertama (16.00 % ), kecepatan tumbuh benih (20.63 % etmal), keserempakan tumbuh benih (40.00 %), panjang akar (16.44 cm ), panjang plumula (10.59 cm), dan berat kering kecambah normal (1.33 g).
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.