PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS BUDAYA BAHARI UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI PULAU KERAYAAN KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Syahlan Mattiro, Nasrullah, Reski P

Abstract


Pariwisata adalah salah satu potensi yang kini banyak digali dan dikembangkan di banyak negara. Ada peningkatan kecenderungan pasar pariwisata internasional untuk berwisata di kawasan yang masih alami. Kecenderungan ini memberi peluang bagi pengembangan pariwisata Indonesia karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang kaya akan keanekaragaman hayati, memiliki panjang garis pantai lebih dari 81.000 km dan 17.504 pulau, di mana 10.000 pulau di antaranya merupakan pulau-pulau kecil, bahkan sangat kecil, belum bernama dan tidak berpenghuni. Pulau-pulau kecil memiliki potensi dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata. Pada riset ini memfokuskan tentang Pengembangan Wisasta dalam bentuk wisata yang berbasis Budaya Kebaharian yang lahir dari tradisi Bahari Suku Mandar. Hal ini dikarenakan mereka memiliki kekayaan dan keragaman yang tinggi dalam berbagai bentuk budaya : sejarah, adat istiadat yang lahir sesuai karakter ekologis mereka, Masyarakat Pesisir. Penelitian ini dilakukan di Pulau Kerayaan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan-pendekatan Etnografi. Etnografi adalah merupakan pekerjaan untuk mendeskripsikan suatu kebudayaan yang mereka peraktekan di keseharian mereka : nelayan tradisional danĀ  ritual tradisi laut. Selain itu, alasan metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, lebih lengkap, kredibel, dan bermakna sehingga tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran penelitian secara luas, menyeluruh, holistik (utuh) dan mendalam dapat tercapai. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa wisata budaya bahari mereka bisa dijadikan aset wisata daerah sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Untuk itu pula pengembangan potensi wisata bahari dan budaya, hendaknya tidak didominasi oleh pihak-pihak tertentu, tetapi diperlukan partisipasi dari penduduk lokal sebagai tuan rumah di daerah perencanaan. Upaya sosialisasi kepada penduduk lokal sebagai langkah awal, karena wisata budaya bahari memberikan peluang keterlibatan penduduk lokal yang lebih besar dalam pengelolaannya


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.