STRATEGI PENGUATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PADA LAHAN BASAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa seberapa besar peran perempuan dalam pengelolaan usaha pertanian sub sektor perkebunan kelapa sawit, mengidentifikasi faktor sosial ekonomi yang berhubungan dengan peran perempuan dalam pengelolaan usaha pertanian sub sektor perkebunan dan, menganalisis startegi penguatan peran perempuan dalam pengelolaan usaha pertanian sub sektor perkebunan pada perkebunan kelapa sawit di lahan basah Kalimantan Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis korelasi dan analisis AHP. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain peran perempuan pekebun dalam pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit di lahan Basah Kalimantan Selatan secara umum ada dua yaitu peran dalam Pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit sebelum tanaman kelapa sawit menghasilkan (TBM) dan peran dalam pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM). peran dalam Pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit sebelum tanaman kelapa sawit menghasilkan (TBM) antara lain : pengecekan tanaman mati, penyisipan tanaman, pengukuran pertumbuhan tanaman, pemeliharaan piringan, jalan rintis dan gawangan, pembuatan jalan pikul, pemasangan titi panen dan TPH, pemupukan tanaman, tunas pasir dan ablasi, pengendalian hama dan penyakit tanaman sawit dan manajemen irigasi/ pengapran. Peran dalam pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM) antara lain : pemeliharaan piringan, jalan dalam kebun dan gawangan, pemupukan tanaman kelapa sawit menghasilkan (TM), pengendalian hama dan penyakit tanaman sawit dan panen dan pasca panen sedangkan Faktor-faktor yang berhubungan dengan peran dalam pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit antara lain tingkat pendidikan orang tua, pengalaman berusahatani, pendapatan usahatani (perkebunan), luas lahan usahatani (perkebunan) sedangkan jumlah anak dalam keluarga pekebun tidak memiliki hubungan dengan peran perempuan dalam pengelolaan usahatani perkebunan kelapa sawit. Untuk strategi penguatan peran perempuan pekebun dalam pengelolaan kebun kelapa sawit yang paling besar nilainya adalah mengurangi pembatasan- pembatasan pekerjaan berdasarkan jenis kelamin (gender) sehingga memperluas kesempatan perempuan untuk bekerja
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.