PENGARUH PEMBERIAN AIR DAERAH PERTAMBANGAN INTAN CEMPAKA TERHADAP MIKRONUKLEUS ZEBRA FISH (Danio rerio)

Lena Rosida, Siti Wasilah, Husnul Khatimah, Oski Illiandri, Winda Wati

Abstract


Proses penambangan intan masyarakat sering menggunakan merkuri (Hg). Merkuri dapat menginduksi pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS) yang menyebabkan kerusakan DNA dan menginisiasi proses karsinogenik. Salah satu indikator kerusakan DNA adalah pembentukan mikronukleus. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh pemberian air di daerah pertambangan intan Cempaka terhadap  mikronukleus Zebra fish. Desain penelitian adalah case control post test only, terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberi media air daerah pertambangan intan Cempaka Banjarbaru dan kelompok kontrol yang diberi media air PDAM Bandarmasih. Masing-masing kelompok terdiri dari 18 ekor Zebra fish.  Variabel bebas adalah air daerah tambang Intan Cempaka, sedangkan variabel terikat adalah jumlah mikronukleus eritrosit Zebra fish. Jumlah mikronukleus dihitung per 200 sel eritrosit dari sediaan apus yang diwarnai dengan Giemsa 3%, di bawah mikroskop dengan perbesaran 10×100. Pengambilan data dilakukan setelah paparan 24, 48, dan 72 jam. Normalitas data dianalisis menggunakan Shapiro Wilk. Jika data terdistribusi normal maka dilakukan analisis parametrik dengan Student T-test dengan kepercayaan 95%. Jika data tidak terdistribusi normal maka dilakukan analisis non parametrik dengan Mann Whitney U test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar TSS pada air pertambangan intan Cempaka   adalah 377 mg/L, kadar besi (Fe) yaitu 19,170 mg/L, kadar Hg sebesar 0,131 µg/L, dan tidak ditemukan mikronukleus pada kedua kelompok baik pada paparan jam ke 24, 48, maupun 72 jam. Kesimpulan penelitian ini adalah paparan air pertambangan intan Cempaka Banjarbaru selama 24 jam, 48 jam dan 72 jam tidak mempengaruhi pembentukan mikronukleus Zebra fish.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.