Kajian bio-teknik penangkapan ikan gabus (Channa striata) di perairan rawa

Irhamsyah Irhamsyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan (1) Menginventarisasi dan mendeskripsikan keragaan teknik unit penangkapan ikan gabus; (2) Menganalisis komposisi hasil tangkapan; (3)  Menentukan pola pertumbuhan ikan gabus ; (4) Menganalisis nilai produksi Lestari dan effort optimum ikan gabus ; dan (5)  Mengetahui tingkat pemanfaatan ikan gabus.  Penelitian dilakukan di perairan Rawa Bangkau Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif terhadap desain dan konstruksi alat penangkapan ikan, analisis regresi, Model Produksi Surplus - model Schaefer dan pendugaan tingkat pemanfaatan. Keragaan unit penangkapan ikan gabus dikategorikan dalam a) pancing yang berupa banjur (stage line); b) perangkap yang terdiri atas lukah (fish pot) ; c) jaring insang yang terdiri atas rengge (set gill net).  Komposisi hasil tangkapan pancing adalah gabus =91% dan baung = 9%, hasil tangkapan jaring insang  adalah betok = 51%, sepat siam = 39%, dan gabus =10%, serta hasil tangkapan perangkap adalah ikan sepat rawa = 41%, sepat siam = 27%, biawan = 21% dan gabus = 11%.  Kisaran panjang dan berat ikan gabus tertangkap adalah 180 mm – 460 mm dengan berat 90 gram - 600 gram. Hubungan panjang dan berat ikan gabus berkorelasi sangat kuat. Pola pertumbuhannya adalah allometrik negative. Nilai hasil tangkapan maksimum lestari ikan gabus diestimasi 1031,93 ton dan nilai effort minimum 1.395.863 trip/tahun, tingkat pemanfaatan ikan gabus pada tahun 2015 diestimasi 89,15%, termasuk kategori tingkat optimum, berarti penambahan upaya penangkapan tidak dapat meningkatkan hasil.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.