HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN HIPERTENSI DAN MANAJEMEN STRESS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA

Nita Pujianti, Fakhriyah, Noor Ahda Fadillah

Abstract


Data epidemiologi menunjukkan adanya peningkatan kasus kejadian hipertensi dan  pergeseran usia penderita hipertensi dari usia lansia menjadi usia muda. Hal ini ada kaitannya dengan rendahnya manajemen hipertensi individu seperti gaya hidup tidak sehat, konsumsi makanan tinggi garam tinggi lemak, tidak melakukan olahraga dengan baik dan teratur, dan perilaku lain yang memperburuk risiko kejadian hipertensi termasuk rendahnya pengelolaan stress. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen hipertensi dan manajemen stress dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cempaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas Cempaka yang berjumlah 5.339 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi square. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 orang. Instrumen menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara IMT dengan kejadian hipertensi (p value= 0,004), dan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p value=0,017), tetapi menunjukkan tidak ada hubungan pada variabel diet rendah garam dengan kejadian hipertensi (p value=0,175), pola makan DASH dengan kejadian hipertensi (p value=0,748), serta manajemen stress dengan kejadian hipertensi (p value=0,259). Kesimpulan penelitian ini adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik memiliki hubungan bermakna terhadap kejadian hipertensi.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.