ANALISIS STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN DI KOTA BANJARMASIN
Abstract
Analisis Strategi Pemberdayaan Kelompok Pengolahan Hasil Perikanan di Kota Banjarmasin merupakan tindak lanjut dari penelitian sebelumnya yang telah digambarkan dalam skema bagan pohon penelitian. Penelitian sebelumnya menegaskan bahwa pemberdayaan kelompok pengolah hasil perikanan dilihat dari aspek kelembagaannya belum efektif, sehingga perlu dirumuskan model efektif pemberdayaan kelompok. Adapun strategi pemberdayaan kelompok yang strategis sebagai tindak lanjut penerapan model efektif pemberdayaan kelompok pengolah hasil perikanan tersebut perlu segera dirumuskan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumen, FGD. Analisis SWOT digunakan sebagai alat untuk menganalisis strategi. Hasil penelitian ini berhasil merumuskan 4 (ampat) alternatif strategi pemberdayaan kelompok pengolahan hasil perikanan. Keempat rumusan strategi itu adalah 1) Strategi Strength-Opportunities (SO), 2) Stategi Weakness-Opportunities (WO), 3) Strategi Strength-Threat (ST), 4) Strategi Weakness-Threat (WT). Rumusan strategi yang terpenting dan menjadi prioritas adalah pertama, Strategi Strength-Opportunities (SO), yaitu: 1) Dengan biaya operasional yang kecil memaksimalkan digital marketing untuk meluaskan pemasaran produk. 2) Meningkatkan kualitas kemasan, dan bekerjasama dengan toko-toko modern dan pusat/agen oleh-oleh. Kedua, Strategi Weakness-Opportunities (SO), yaitu: 1) menggunakan alat produksi bermutu untuk meningkatkan ketahanan produk dalam jangka Panjang, 2) menambah alat produksi beriringan dengan permintaan pasar, 3) meningkatkan Koordinasi dan Sinergi kelompok (internal).
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.