UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETIL ASETAT DAN METANOL KULIT BUAH MUNDAR (Garcinia forbesii)
Abstract
Buah mundar atau Garcinia forbesii merupakan tumbuhan yang masih satu kerabat dengan tumbuhan manggis, tumbuh di Kalimantan Selatan dan banyak ditemukan di Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas toksisitas ekstrak kulit buah mundar terhadap larva udang (A. Salina) pada ekstrak etil asetat dan metanol. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu metode maserasi bertahap. Uji toksisitas dilakukan dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Analisis KLT menggunakan fase gerak n-heksan:etil asetat (5:5), (6:4) dan (7:3) dengan penampak noda serium sulfat menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dan metanol mengandung senyawa fenolat. Analisis HPLC menunjukkan ekstrak metanol mengandung senyawa kuersetin sedangkan ekstrak etil asetat tidak tetapi kedua ekstrak menunjukkan puncak serapan dengan detektor UV 368 nm yang menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung senyawa flavonoid. Hasil penelitian diperoleh rendemen ekstrak etil sebesar 14,00% dan rendemen ekstrak metanol sebesar 39,27%. Ekstrak etil asetat dan metanol bersifat aktif terhadap A. salina dengan nilai LC50 masing-masing sebesar 5,70 ppm dan 8,04 ppm.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.