ANALISIS FAKTOR POTENSI KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN BANJIR DAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN DI KABUPATEN BANJAR

Syamsul Arifin, Lenie Marlinae, , Danang Biyatmoko, Chairul Irawan, M Gilmani, Fairuz Nur Fawaz, Noor Laila Afifah, Ammara Ulfa Azizah

Abstract


Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (2018) total kejadian bencana di Wilayah Kalimantan Selatan. Per tanggal 27 Januari 2021 tercatat jumlah kejadian bencana sebanyak 227 kejadian. Kejadian bencana alam mendominasi adalah bencana banjir. Bencana banjir menimbulkan korban jiwa sebanyak 259 jiwa (meninggal dan hilang) dan 8 hilang serta 3.654 jiwa luka-luka. Tujuan penelitian ini menganalisis potensi pengetahuan, sumber daya masyarakat, wilayah beresiko, lembaga masyarakat terkait pengolahan air bersih dalam pencegahan banjir dan penyakit berbasis lingkungan di Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu survei pendahuluan, pengumpulan data, dan analisa data. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin dengan kegiatan pencegahan banjir (p < 0,05), tidak ada hubungan antara kegiatan pencegahan banjir dengan pengetahuan pengelolaan air bersih (p >=0,05), hubungan antara kegiatan pencegahan banjir dengan lembaga masyarakat yang berperan dalam pencegahan banjir (p <0,05), tidak ada hubungan antara kegiatan pencegahan banjir dengan potensi sumber daya alam dalam pencegahan banjir (p >= 0,05).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.