TINJAUAN KESUBURAN TANAH AREAL BERGAMBUT YANG TELAH DIBUKA DAN MASIH ALAMI DI PEAT TECHNO PARK UPR

Jagor Kiflan Ekoputra, Fengky F. Adji, Herianto

Abstract


Lahan gambut merupakan lahan marginal, namun berperan cukup vital terhadap ketahanan pangan di Indonesia. Peran vital ini diantaranya adalah mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian, dan juga dikarenakan lahan gambut memiliki luasan cukup besar yaitu sekitar 14,91 juta ha. Universitas Palangka Raya sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang turut berpartisipasi pada pengembangan IPTEK yang berorientasi pada pengelolaan daerah aliran sungai, hutan rawa gambut dan lingkungannya di Kalimantan Tengah, akan membangun Peat Techno Park (PTP) seluas 35 ha dengan tujuan untuk mengelola lahan rawa dan lahan gambut menjadi produktif. Tahap pertama (tahun 2020) pembangunan dilakukan dengan membuka lahan bergambut seluas 5 ha sebagai lahan uji coba pertanian terpadu. Sejalan dengan hal tersebut diperlukan data dasar potensi lahan dan status kesuburan tanah, baik di areal yang telah dibuka maupun yang masih alami untuk menunjang strategi pengelolaan selanjutnya. Sampel tanah diambil dengan dasar Purposive Sampling pada 2 (dua) areal. Areal pertama adalah areal lahan bergambut Peat Techno Park Universitas Palangka Raya yang telah dibuka untuk kegiatan uji coba pertanian terpadu, sedangkan areal kedua adalah areal lahan bergambut Peat Techno Park Universitas Palangka Raya yang masih alami dengan tutupan lahan vegetasi Galam (Melaleuca leucadendron). Masing-masing areal ditentukan 3 (tiga) titik pengambilan sampel berdasarkan Simple Randomized Method. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm. Hasil analisis sifat kimia tanah, terdiri dari C-organik, KTK, Kejenuhan Basa dan P-tersedia pada kedua areal tersebut, yang dinilai berdasarkan kriteria sifat kimia tanah Pusat Penelitian Tanah (1983), yang mana secara garis besar pada kedua areal penelitian menunjukkan status kesuburan tanah yang rendah. Walaupun salah satu areal telah dibuka dan digunakan sebagai lahan pertanian terpadu.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.