PENGEMBANGAN STRATEGI PENGURANGAN RISIKO KEBAKARAN GAMBUT DALAM BINGKAI MEDIA BERDASARKAN JUMLAH HOTSPOT MENGGUNAKAN S-NPP VIIRS
Abstract
Iklim selalu mengalami perubahan, perubahan iklim dapat mengakibatkan bencana. Kebakaran gambut juga terjadi di Indonesia termasuk Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji frekuensi dan distribusi jumlah hotspot menggunakan S-NPP VIIRS, pemetaan risiko kebakaran gambut, serta pengembangan strategi pengurangan risiko kebakaran gambut dalam bingkai media untuk mitigasi kebakaran lahan gambut di masa depan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil Temuan yang dicapai adalah jumlah hotspot sejak 2012 hingga 2021 terbanyak adalah 17.007. Hasil framing media online maka diperoleh informasi bahwa masih sangat minimnya penggunaan media oleh pemerintah terkait guna melakukan edukasi dan mitigasi bencana kebakaran lahan dan hutan Gambut di kabupaten Banjar.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.