PEMETAAN HASIL UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI SE-KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum ditemukannya pemetaan dan evaluasi terkait pelaksanaan dan pelaporan UKK pasca Pandemi pada jenjang SMK Se-Kalimantan Selatan secara khusus oleh dinas terkait. Pelaporan hasil UKK saat ini masih berada di masing-masing sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengevaluasi pelaksanaan UKK pada jenjang SMK Se-Kalimantan Selatan, dan (2) Memetakan capaian UKK berdasarkan bidang keahlian pada jenjang SMK Se-Kalimantan Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan menggunakan metode analisis mix method. Penelitian ini akan menggunakan model evaluasi CIPP. Penelitian dilaksanakan di seluruh SMK Negeri yang tersebar di seluruh Kabupaten Se-Kalimantan Selatan. Populasi penelitian yakni seluruh SMK Negeri di Kalimantan Selatan yang berjumlah 63 SMK Negeri. Penentuan sampel berdasarkan perwakilan bidang keahlian untuk masing-masing kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan sehingga diperoleh sebanyak 42 SMK Negeri dengan 52 bidang keahlian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua SMK Negeri se-Kalimantan Selatan tetap melaksanakan UKK baik melalui LSP maupun secara mandiri. Adapun pelaksanaan UKK dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, memperpanjang masa UKK untuk siswa. Selain itu pihak sekolah memilih paket soal ujian yang disesuaikan dengan ketersediaan bahan dan peralatan di sekolah. Kendala yang dihadapi pihak sekolah dalam melaksanakan UKK saat pandemic adalah masih ada penguji internal (guru bidang keahlian) yang masih kurang untuk beberapa sekolah dikarenakan pindah atau pensiun, pembelajaran yang dilakukan secara online menyebabkan banyaknya siswa susah memahami materi karena gangguan sinyal dan kouta, dan praktik dilakukan dengan simulasi.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.