EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE HEALTH CARE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DALAM MENGINDENTIFIKASI RISIKO KEGAGALAN

Endang Pertiwiwati Hery Wibowo, M. Fakhrudin, M. Nur Arif Aqil Andika Pratiwi, M. Fauza Akmal

Abstract


Metode Health Care Failure Mode and Effect Analylis (HFMEA) di rumah sakit berfungsi untuk pencegahan kesalahan atau malpraktek dalam proses pelayanan kesehatan dan penilaian risiko proaktif dari proses perawatan. Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) yang diperoleh dari salah satu Rumah Sakit Pemerintah di Kalimantan Selatan, Rentang tahun 2019-2020 mencapai hingga 44 kasus kejadian keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan metode HFMEA dapat mendeteksi medical error risiko kegagalan untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan di Rumah Sakit Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menjelaskan, mendeskripsikan, menggambarkan fenomena yang ada serta memunculkan adanya ide-ide baru terhadap suatu objek maupun subjek penelitian yang akan diteliti. Sampel penelitian ini adalah tim keselamatan Pasien Rumah sakit (KPRS) yang terdiri dari ketua tim KPRS dan anggota unit kerja. Instrument penelitian menggunakan kuesioner khusus/panduan terstandar, wawancara, dan Teknik Fokus Group Discussion (FGD), Penelitian dilakukan dalam waktu 6-8 minggu dari 5 tahapan yang dilakukan. Hasil penelitan yang ingin diharapkan adalah bagaimana risiko dan faktor penyebab risiko bisa diatasi dengan pengunaaan metode HFMEA. Pada laboratorium terdapat 9 RPN yang melebihi cutoff point dari 17 failure mode, unit farmasi 11 RPN dari 18 failure modes. Re-design proses yang terjadi saat ini menggunakan HFMEA pada unit laboratorium adalah membuat SPO rujukan pemeriksaan kritis, dan penambahan jumlah print out Identitas pasien, pada unit farmasi dengan e-prescribing, Pemasangan line khusus, Sosialisasi kepada DPJP untuk menulis nama & melakukan paraf.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.