PENGARUH KOTORAN WALET TERHADAP KETERSEDIAAN NPK DAN PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT HIYUNG DI LAHAN LEBAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran walet dan takaran terbaik pemberian kotoran walet terhadap ketersediaan unsur hara N, P, K, dan pertumbuhan tanaman cabai rawit Hiyung (Capsicum frutescens L.) pada lahan rawa lebak. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dengan empat taraf yaitu W0 = tanpa kotoran walet (kontrol), W5 = kotoran walet 5 ton.ha-1,W10 = kotoran walet 10 ton.ha-1, dan W15 = kotoran walet 15 ton.ha-1, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Parameter yang diamati N-tersedia (NH4+ dan NO3-), P-tersedia, K-tersedia, KTK tanah, pH tanah (H2O), C/N rasio tanah, waktu muncul bunga, berat kering trubus tanaman, dan berat kering akar tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kotoran walet mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara N, P, K, waktu muncul bunga, berat kering trubus tanaman, dan berat kering akar tanaman cabai rawit Hiyung (Capsicum frutescens L.) pada lahan rawa lebak. Pemberian kotoran walet dengan takaran 5 ton.ha-1 menunjukkan hasil terbaik terhadap ketersediaan N-NH4+, waktu muncul bunga dan berat kering trubus tanaman, pemberian kotoran walet dengan takaran 10 ton.ha-1 menunjukkan hasil terbaik terhadap ketersediaan N-NO3- dan K-tersedia tanah, sedangkan pemberian kotoran walet dengan takaran 15 ton.ha-1 menunjukkan hasil terbaik terhadap P-tersedia tanah.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.