KLASIFIKASI PENYAKIT COVID-19 DI KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATIO
Abstract
Penyakit Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Hampir seluruh negara di dunia terkena wabah penyakit Covid-19, tidak terkecuali di Indonesia. Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun, sebagian orang akan mengalami sakit parah dan memerlukan bantuan medis. Jika penangan medis yang telat, bisa menyebabkan situasi kritis hingga meninggal dunia. Klasifikasi merupakan salah satu teknik di bidang ilmu komputer. Klasifikasi melakukan pengambilan keputusan berdasarkan masukan-masukan yang ada dengan konsep sebab-akibat. Klasifikasi banyak dilakukan di berbagai bidang, terutama di bidang kesehatan. Salah satu metode yang sering digunakan yaitu jaringan syaraf tiruan. Algoritma backpropagation adalah aplikasi langsung dari pemprograman dinamis yang menggunakan konsep jaringan syaraf tiruan. Keluaran akhir yang merupakan prediksi yang dihasilkan dapat dibandingkan dengan nilai yang diinginkan. Berdasarkan pengujian hasil penelitian klasifikasi penyakit Covid-19 menggunakan Backpropagation, didapatkan akurasi yang cukup bagus dengan nilai rata-rata sebesar 60.21. Hasil akurasi tersebut didapat dengan parameter nilai learning rate 0.5, jumlah neuron pada hidden layer sebanyak 80 dan jumlah epoch 200. Semakin besar nilai parameter yang digunakan maka bisa meningkatkan akurasi, akan tetapi setelah mencapai titik puncak dari nilai parameter tersebut maka setelah itu akurasi akan turun.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.